Panen Bawang Merah Didorong Perkuat Ketahanan Pangan dan Kendalikan Inflasi

by Redaksi
A+A-
Reset

BATUSANGKAR, KP — Sinergi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Kejaksaan Negeri Tanah Datar dalam pengembangan bawang merah terus diperkuat untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga. Upaya itu ditandai dengan panen raya bawang merah di Nagari Sawah Tangah, Kecamatan Pariangan, Minggu (2/8).

Sekretaris Daerah Tanah Datar Abdurrahman Hadi yang mewakili Bupati mengatakan ketahanan pangan menjadi program prioritas daerah yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat. Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, Kejaksaan, TNI, Polri hingga penyuluh pertanian.

Ia menyebut kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya di Nagari Sawah Tangah, sehingga berdampak pada meningkatnya kesejahteraan petani. Selain itu, kawasan tersebut juga diharapkan berkembang menjadi sentra pertanian percontohan di Tanah Datar.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar Ryan Palasi mengatakan bawang merah merupakan salah satu komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi saat terjadi kenaikan harga. Karena itu, pengembangan budidaya bersama kelompok tani dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga pasokan di pasaran.

Menurut Ryan, Kejaksaan akan terus mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan hukum dan pengawalan kebijakan. Dukungan itu juga mencakup upaya mengatasi berbagai kendala di sektor pertanian, seperti penyediaan bibit, alat dan mesin pertanian, penguatan jaringan irigasi, hingga distribusi hasil panen.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Nurhamdi Zahari menilai potensi pertanian di Nagari Sawah Tangah masih dapat dikembangkan. Dengan luas lahan sekitar 169 hektare, ia menilai perbaikan dan optimalisasi jaringan irigasi menjadi kebutuhan utama untuk meningkatkan hasil produksi.

Selain bawang merah, Nurhamdi juga mendorong pengembangan komoditas unggulan lain, seperti kacang tanah khas Sawah Tangah, agar memiliki nilai tambah melalui promosi yang lebih luas. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Panen raya itu turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dandim 0307/Tanah Datar, perangkat daerah terkait, Forkopimca Pariangan, pemerintah nagari, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta masyarakat. Kegiatan tersebut juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kejaksaan Republik Indonesia. (yon)

Apakah berita ini bermanfaat?
Ya0Tidak0

Have any thoughts?

Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!