PADANG, KP – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia genap memasuki usia 78 tahun. Untuk tingkat Kota Padang, peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag ke-78 ditandai dengan apel besar yang diikuti ribuan ASN Kemenag se-Kota Padang, di lapangan Balaikota Padang, Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Rabu pagi (3/1/2024).
Pada peringatan HAB tahun ini, Kepala MAN 3 Padang Afrizal ditunjuk sebagai komandan upacara. Turut hadir Wali Kota Padang Hendri Septa, Kakan Kemenag Kota Padang Edy Oktafiandi beserta jajaran, para kepala madrasah dan pimpinan pondok pesantren, guru dan pegawai, kepala KUA, staf dan penyuluh, serta perwakilan siswa madrasah.
Afrizal memimpin apel sembari mengenakan topi komando dengan patch bendera Merah Putih menandakan semangat ‘NKRI harga mati’ yang sejalan dengan tema HAB tahun ini, yaitu ‘Indonesia Hebat Bersama Umat’.
Afrizal yang lahir 29 April 1971 silam adalah sosok ASN berdedikasi yang sukses mengukir sederet prestasi gemilang dalam dunia pendidikan. Sebagai lulusan sarjana S1 Fakultas Tarbiyah IAIN (sekarang UIN) Imam Bonjol Padang, pria asal Padang Pariaman ini memulai perjalanan kariernya sebagai seorang guru di MTsN Model Padang.
Dalam rentang waktu yang mengesankan, Afrizal berhasil memimpin sejumlah lembaga pendidikan yang diawali dengan menjadi wakil kepala madrasah bidang kesiswaan di MTsN 2 Padang atau dikenal juga dengan nama MTsN Durian Tarung.
Berpengalaman sebagi wakil kepala madrasah, kariernya melesat menjadi Kepala MTsN 3 Padang, lalu menjabat Kepala MTsN Parak Laweh, dan Kepala MAN Padusunan Padang Pariaman. Sejak 2015, ia ditunjuk jadi Kepala MAN 3 Padang sampai sekarang. Selain itu, ia juga sempat menjabat Plt. Kepala MTsN 1 Padang selama beberapa waktu.
Prestasi Afrizal tidak hanya mencakup pencapaian di ruang akademik, tetapi juga melibatkan komitmennya dalam mendukung kegiatan pramuka dan menjaga kelestarian lingkungan. Ia meraih Bintang Panca Warsa I, II, dan III, Bintang Dharma Bhakti, serta Bintang Melati sebagai pengakuan atas dedikasinya di bidang pramuka.
Sementara, penghargaan Madrasah Adiwiyata dan Madrasah Sehat yang diraih madrasah yang dipimpinnya menjadi bukti konsistensinya dalam mendukung lingkungan hidup.
Karier Afrizal semakin bersinar dalam periode kepemimpinannya di MAN 3 Padang. Ia berhasil membawa MAN 3 Padang yang berada di Kelurahan Blai Gadang meraih berbagai prestasi membanggkan, termasuk penghargaan ‘The Best Leading Islamic School in Education Quality Excellent of the Year’ pada Desember 2023. Sebelumnya, ia juga berhasil meraih Lencana Emas Pendidikan Terbaik Indonesia dan ‘Indonesian Best of the Best Award’ di Bidang Pendidikan. Afrizal juga menerima tanda jasa satya lencana masa dinas 10 dan 20 tahun.
Berbagai inovasi diterapkannya saat memimpin MAN 3 Padang. Salah satu yang paling monumental adalah menghadirkan program Takhassus dalam rangka menyiapkan lulusan untuk masuk ke sekolah kedinasan atau PTN favorit. Ia juga berhasil mengharumkan nama madrasah. Ketika pertama menjabat, jumlah siswa hanya sekitar 300-anorang. Saat ini, jumlah siswa MAN 3 Padang telah mendekati seribu orang. Bahkan ada yang berasal dari luar daerah, seperti Pasaman, Sijunjung, Padang Panjang, Dharmasraya, dan lainnya. Hebatnya, juga ada siswa dari luar provinsi, seperti Jambi.
Di madrasah yang dipimpinnya itu, Afrizal sukses mengangkat berbagai event seperti festival pencak silat se-Sumatera hingga Smardex Competition. Ia juga membidani lahirnya marching band Symphony Mantigo Padang yang langganan juara dalam berbagai perlombaan tingkat regional maupun nasional.
Slogan yang diusungnya ‘sekali layar terkembang, berpantang surut ke belakang’ mencerminkan semangat dan tekadnya dalam menjalani tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang insan pendidik sekaligus pemimpin. Ia bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan kepada calon pemimpin bangsa, tetapi juga membimbing peserta didiknya untuk menjadi karakter yang tangguh dan berkualitas.
Afrizal memiliki seorang istri bernama Salmawati yang berprofesi sebagai guru di MTsN 1 Padang dan mempunyai tiga orang anak, Jundillaah Ibnu Salaf, M. Yazid Ibnu Salaf, dan Azizah Jundatil Fadhillah. Keberhasilan Afrizal menjalankan perannya dalam memimpin lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama sejalan dengan perannya sebagai sosok kepala keluarga yang bijaksana. (ak)
