SOLOK, KP – Wakil Walikota Solok, Ramadhani Kirana Putra mengatakan, mahasiswa memiliki peran penting sebagai kaum muda intelektual yang dapat membawa perubahan positif dalam masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam acara pembekalan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mahaputra Muhamad Yamin, di Kampus II UMMY, baru-baru ini. Kegiatan itu dihadiri 266 mahasiswa yang akan mengikuti KKN dengan tema “Peningkatan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Kearifan Lokal Inovasi dan Digitalisasi”.
Ia juga menjelaskan, Pemerintah Kota Solok memberikan dukungan penuh kepada UMMY sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjalankan program KKN, yang merupakan bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi.
Wawako menekankan, peran perguruan tinggi harus memiliki dampak yang signifikan dalam menghadapi perubahan yang terjadi begitu cepat dalam berbagai bidang seperti sosial, ekonomi, politik, media, dan pendidikan.
Ia menggambarkan, tujuan KKN sebagai upaya untuk berbaur dengan masyarakat dan menjadi pelayan masyarakat dengan memberikan inovasi serta nilai tambah.
Dalam konteks kegiatan di wilayah administratif Kota Solok, Kabupaten Solok, dan Kota Sawahlunto, Wawako mengimbau para mahasiswa untuk responsif terhadap permasalahan sosial di masyarakat.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk menjaga etika selama kegiatan KKN yang berlangsung selama 40 hari. Wawako meyakini bahwa KKN bukan hanya sekadar kewajiban akademik, melainkan juga kesempatan untuk beradaptasi, berbagi ilmu, dan mendapatkan pengalaman luar biasa.
Wawako juga berpesan kepada mahasiswa untuk memperkuat potensi diri serta menjawab harapan masa depan, baik dari diri sendiri, orang tua, maupun masyarakat. Ia berharap mahasiswa dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi lingkungan, bangsa, dan negara.
Acara pembekalan KKN ini diakhiri dengan semangat dan antusiasme para mahasiswa untuk melaksanakan KKN dengan sepenuh hati, memberikan kontribusi positif, dan menciptakan dampak nyata dalam upaya meningkatkan ekonomi kerakyatan berbasis kearifan lokal, inovasi, dan digitalisasi. (van)
