Lubuk Sikaping Porak Poranda Dihantam Banjir Bandang

PASAMAN, KP – Hanya dalam satu malam, Kota mungil Lubuk Sikaping porak poranda dihantam banjir bandang, Sabtu (2/12), akibat meluapnya Sungai Batang Panapa sekitar pukul 21.30 WIB.

Sejumlah fasilitas umum, jalan, jembatan, sarana air bersih PDAM, mushalla, rumah, ruko, lahan pertanian dan kolam ikan milik warga luluh lantak, hancur dihantam air bercampur lumpur dan bongkahan kayu bekas tebangan.

Wajah-wajah letih dan sedih warga terlihat jelas di depan rumahnya masing-masing. Ada yang sekedar termenung karena air masih menggenangi rumahnya, namun sebagian lagi tampak tengah berjibaku membersihkan material lumpur yang menimbun lantai serta halaman rumah mereka.

“Sejak tadi malam ndak lalok kami, Pak. Aia masuk ke rumah sampai satinggi dado. Barang-barang ndak ado yang salamaik, terendam air sadonyo,” kata Acik, warga Kampung Tampang, Nagari Durian Tinggi, Minggu (3/12).

Ikhwan Arief yang merupakan pegawai Dinas Kominfo Pasaman juga mengalami hal serupa. Rumahmya di Komplek Perumahan Rimbo Aro, Nagari Tanjuang Baringin, nyaris hanyut ‘dihondoh’ air bah bermaterial lumpur padat dan gelondongan kayu.

“Selain berlumpur, banjir juga membawa bongkahan kayu yang terus-menerus menghantam rumah. Sungguh ngeri dan menakutkan. Suasana begitu mencekam, gelap karena listrik mati, hujan lebat tak kunjung berhenti sejak sore,” cerita Iwan dengan wajah letih bercampur sedih.

Di dalam rumah Iwan tampak barang elektronik, perabotan rumah tangga, tempat tidur, pakaian, dan barang lainnya terendam lumpur pekat. Sementara halamam rumahmya tinggal separoh lantaran sudah terkikis aliran sungai Batang Pigariang yang menggila sejak pukul 20.30 WIB, Sabtu malam (2/12).

Bupati Pasaman Sabar AS langsung mengunjungi lokasi bencana, Minggu subuh (3/12). Didampingi Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf Putra Negara, Plh. Sekda Yasri Uripsyah, Kadis PU dan Kadis Kominfo, serta Wali Nagari Durian Tinggi, Bupati Sabar AS tampak menyusuri sejumlah titik terdampak bencana.

Tak lama berselang, atas instruksi Bupati Sabar AS, sejumlah alat berat, mobil unit damkar dan beberapa unit gergaji mesin berikut personel tiba di lokasi terdampak bencana. Mereka langsung menyebar ke sejumlah titik. Alat berat eskavator mengeluarkan bongkahan batang kayu yang tersangkut dan menyumbat jembatan Batang Panapa di Pasar Lama Lubuk Sikaping.

Personel gabungan TNI, Polri, Damkar dan BPBD juga langsung terjun membersihkan material lumpur dan kayu di sejumlah titik fasum dan rumah masyarakat.

Pada beberapa titik terparah di Nagari Tanjuang Baringin dan Durian Tinggi, Bupati Sabar AS tampak memberikan arahan dan instruksi kepada Kadis PU, Dinas Sosial, BPBD dan PDAM Pasaman.

“Saya ingin semuanya bergerak terpadu. Fasilitas vital, seperti jembatan, jalan, sarana air minum, harus segera dipulihkan. Jika perlu penanganan secara darurat dulu. Dinas Sosial segera turunkan bantuan makanan dan lainnya. Senin adalah hari pertama anak-anak mulai ujian semester, tolong diupayakan pakaian sekolah bagi yang pakaiannya hanyut atau terendam lumpur,” perintah bupati.

Kepada wali nagari dan jorong, diminta untuk segera melakukan pendataan warga terdampak banjir agar penangan tepat sasaran.

Plh. Sekda Pasaman Yasri Uripsyah menjelaskan, untuk menindak lanjuti instruksi bupati, terutama penanganan fasillias umum yang hancur dan hanyut, akan diupayakan melalui anggaran dana tak terduga tahun 2023.

“Kita lihat berapa anggaran tersedia, nanti kita maksimalkan untuk penanganan darurat,” ujar Yasri, yang juga mantan Sekda Pasaman Barat itu.

Dari penuturan warga, ini merupakan banjir terparah yang pernah mereka alami dan berampak cukup luas.

Sementara, petugas teknis PDAM Pasaman, Jecky dan Alex menyebut, sumber air PDAM di Rimbo Aro kondisinya hancur total. Sebagian pipa yang ada hanyut terbawa banjir. Begitu juga dua bak intake hancur dan tertimbun lumpur. “Butuh waktu paling cepat satu minggu untuk pemulihan,” kata Alex. (nst)

Related posts

Dua Orang Terluka Terkena Peluru Nyasar di UNP

Dua Rumah Terbakar, Petugas Damkar Pingsan Tersengat Listrik

Lansia Tewas Terjebak Kebakaran Rumah di Bukittinggi