JAKARTA, KP – Debat cawapres akan kembali digelar pada Minggu besok (21/1). Ini menjadi debat kedua bagi tiga cawapres, yakni Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD. Debat pertama digelar pada 22 Desember 2023 lalu.
Dikutip dari laman KPU, debat kali ini mengusung enam tema, yakni pembangunan berkelanjutan dan lingkungan hidup, sumber daya alam dan energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.
Debat akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Berbeda dengan tiga debat sebelumnya yang menampilkan seorang pria dan wanita sebagai moderator, pada debat kali ini dua moderator adalah wanita. Keduanya adalah Retno Pinasti dari SCTV dan Zilvia Iskandar dari Metro TV.
Diketahui, pada debat pertama yang menjadi moderator adalah Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel. Pada debat kedua, yang menjadi moderator adalah Alfito Deannova dan Liviana Cherlisa. Selanjutnya, pada debat ketiga yang menjadi moderator adalah Ariyo Ardi dan Anisha Dasuki.
KPU juga telah menetapkan 11 penelis yang akan menggodok dan menyiapkan pertanyaan kepada tiga cawapres. Berikut ke-11 panelis tersebut:
Prof. Dr. Ir. Abrar Saleng, S.H, M.H (Ahli Hukum Agraria dan Sumber Daya Alam, Universitas Hasanuddin),
Dr. Arie Sujito, SP M.Si, (Sosiolog Pedesaan/Dosen Fisipol UGM).
- Prof. Dr. Arif Satria, SP. MSi (Ahli Ekologi Politik dan Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam, Rektor Institut Pertanian Bogor).
- Dewi Kartika (Ahli Agraria/Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria).
- Fabby Tumiwa (Ahli Transisi Energi/Direktur Eksekutif Institute Presedential Services Reform).
- Prof. Dr. Ir. Haryadi Kartodihardjo, MS (Ahli Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup/Guru Besar Fakultas Kehutanaan dan Lingkungan Institut Pertanian Bogor).
- Prof. Dr. Ir. Ridwan Yahya, M.Sc, (Ahli Kehutanan dan Lingkungan Hidup/Guru Besar Teknologi Hasil Hutan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu).
- Rukka Sombolinggi, SP, M.A (Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara/Ahli Masyarakat Adat).
- Prof. Sudharto, P. Hadi, Ph.D, (Pakar Manajemen Lingkungan/Rektor Universitas Diponegoro 2010-2015).
- Prof. Dr. Sulistiyowati Irianto, M.A, (Guru Besar Antropologi Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia).
- Ir. Tubagus Furqon Sofhani, M.A, Ph.D (Ahli Perencanaan Wilayah dan Perdesaan Institut Teknologi Bandung).
JUMLAH PENGAWAL PRIBADI DIBATASI
KPU bakal membatasi jumlah pengawal pribadi dari masing-masing pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) masuk ke venue pada debat nanti. Anggota KPU August Mellaz menjelaskan, tindakan ini agar para pengawal pribadi pasangan calon tidak mengumpul hingga ke tribune penonton seperti terjadi pada debat sebelumnya.
“Nanti pengawalan pribadi sebagian tetap masuk mendampingi, sebagian lain di luar,” kata Mellaz.
Ia mengungkapkan bahwa dirinya melihat banyak orang yang duduk di bagian tribun venue saat debat ketiga pilpres di Istora Senayan, awal Januari 2024 lalu. Setelah dikonfirmasi, ternyata mereka para pengawal pribadi paslon. Mellaz pun meminta para pengawal pribadi itu untuk tidak ikut melakukan selebrasi apapun.
“Saya sampaikan, ‘oke kalau gitu gak usah dikeluarkan, tapi dipastikan bahwa mereka tidak ikut teriak-teriak’,” ujarnya. (vci)
