SOLOK, KP – Warga Subarang Aie, Jorong Pasa Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Rasmi (32 tahun) sudah tiga tahun lebih terbaring tak berdaya akibat menderita penyakit komplikasi, sakit jantung, sesak nafas, dan beragam penyakit yang menggerogoti tubuhnya.
Rasmi tidak bisa berobat karena kondisi perekonomiannya yang sulit. Bahkan, sangka anak juga tengah terbaring akibat menderita sakit tipus.
Rasmi sudah berupaya berobat ke mana-mana dan sekarang sudah tidak punya apa-apa lagi. Sabtu (13/5), suami Rasmi, Con (35 tahun) didampingi saudara dan tetangganya mendatangi Pengurus Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam (GPKSN) untuk memohon bantuan biaya pengobatan bagi Rasmi dan anaknya.
Ketua Harian Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam, Alimuddin mengaku sangat sedih melihat kondisi Rasmi.
“Suaminya sudah pasrah karena tidak punya apa-apa lagi untuk membiayai pengobatan anak dan istrinya. Sedangkan mereka tidak punya BPJS. Untuk sekadar makan, mereka juga kesusahan,” ujarnya.
Dewan Pembina Yayasan GPKSN Mulyono mengatakan, pihaknya akan berupaya mencarikan jalan keluar untuk berobat Rasmi. Ia berharap kepada para dermawan agar menyisihkan rezeki untuk meringankan beban Rasmi.
“Insya Allah kita akan berbuat dan membantu pengobatan. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan bagi kita semua,” imbuh Ketua Umum GPKSN Masriwal didampingi Ketua Dewan Pengawas Almasra.
Walinagari Sungai Nanam Delfi mengatakan, pemerintahan nagari juga akan berupaya mencarikan solusi untuk pengobatan Rasmi. Pihaknya juga berharap ada dermawan yang mengulurkan tangan untuk membantu pengobatan Rasmi karena anggaran dan keterbatasan keuangan nagari.
Bagi donatur dan dermawan yang ingin membantu pengobatan Rasmi bisa mengirimkan donasi melalui Rekening BRI 5542-01-027990-53-8 atas nama Yayasan Generasi Peduli Kenagarian Sungai Nanam atau rekening 554201025998530 atas nama Wen Feni. (wan)
