TANAH DATAR, KP – Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada panitia pelaksana dan perantau asal Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan tabligh akbar dalam rangka memeriahkan Idul Fitri 1444 H dan acara pulang Basamo Perantau.
Hal itu dikatakan Bupati Eka Putra saat menghadiri acara Tabligh Akbar di lapangan sepakbola Nagari Padang Laweh, Selasa (25/4).
Bupati juga menyampaikan harapannya agar perantau mendukung berbagai program unggulan (progul) pemkab, mulai dari bajak sawah gratis, satu rumah satu hafiz/hafizah, satu nagari satu event, asuransi padi dan ternak, hingga program pemberantasan rentenir.
“Alhamdulillah, perantau kita banyak yang pulang kampung tahun ini, Selamat Idul Fitri mohon maaf lahir bathin, terus jalin silaturahmi dengan sanak sudara di kampung halaman. Semoga saat balik ke rantau sampai dengan selamat, karier semakin meningkat, dan usaha semakin maju. Insya Allah, Jumat nanti saya bersama Wamen Naker RI di Gedung Indojolito bakal melepas keberangkatan Bapak dan Ibu balik ke tempat rantau,” ucap Bupati Eka Putra.
Sebelumnya, Ketua Pelaksana Jeri Satria mengungkapkan, berbagai kegiatan keagamaan, bakti sosial, sampai hiburan dilaksanakan berkat bantuan dan dukungan perantau yang mudik tahun ini.
“Alhamdulillah dan terima kasih, berkat dukungan perantau dan masyarakat, telah dilaksanakan sunatan masal diikuti 35 orang anak, bantuan kostum bola kepada pemuda, bantuan seragam BKMT se-Nagari Padang Laweh, tabligh akbar, dan halal bihalal. Lalu ada hiburan dendang berhadiah atau KIM dengan hadiah utama sepeda motor dan pertandingan bola persahabatan antara rantau dengan kampung halaman,” ujarnya.
Walinagari Padang Laweh Maimun mengatakan, ia bersama perangkat dan juga masyarakat sangat senang dengan kepulangan perantau tahun 2023 ini. Maimun mengungkapkan peranan perantau sangat besar terhadap pembangunan di Nagari Padang Laweh.
Mewakili perantau, Ketua Ikatan Keluarga Guguak Padang Laweh (IKGPL) Sumatra Selatan, Hendrizal menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas penyambutan kepulangannya bersama perantau lainnya yang sangat luar biasa.
Dikatakannya, kepulangan mereka dengan membawa serta keluarga disamping menjalin silaturahmi bersama sanak saudara di ranah/kampung, juga untuk mengajarkan dan memperkenalkan segala hal tentang kampung kepada anak kemenakan yang tumbuh di rantau.
Hendrizal berharap pemerintah nagari terus berkomunikasi menjalin jembatan hati dengan perantau Padang Laweh dimanapun berada. “Perantau merupakan aset yang musti dimanfaatkan pemerintah nagari. Saya harap terus jalin silaturahmi dan berkomunikasi, baik itu ranah dengan perantau ataupun sesama perantau untuk memberikan sumbangsih pembangunan bagi kampung halaman tercinta,” pungkasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz M. Arif Tuanku Bandaro Sati dari Pariaman dan juga dihadiri pengasuh Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Padang Pariaman Syekh Muda Zulhamdi Tk. Kerajaan Nan Shaleh, serta anggota DPRD Tanah Datar Nurhamdi Zahari, Plt. Camat Sungai Tarab, forkopimca, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya. (nas)
