PAYAKUMBUH, KP – Puluhan pelajar dari SMPN 1 Payakumbuh membersihkan Monumen dan Taman Ratapan Ibu yang terletak di Kelurahan Ibuah, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh. Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud Cinta Tanah Air serta untuk mengenang peran para Pahlawan dalam perjuangan merebut Kemerdekaan. Kegiatan pembersihan ini berlangsung pada Rabu (16/8).
Selain membersihkan patung seorang ibu yang mengarah ke sungai Batang Agam, para pelajar yang dipimpin oleh kepala sekolah juga membersihkan rumput di sekitar patung dan di area Taman atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berdekatan dengan patung.
Tujuan dari kegiatan pembersihan ini adalah untuk menanamkan rasa cinta tanah air pada para pelajar, serta sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap jasa para Pahlawan.
Kepala SMPN 1 Payakumbuh, Syafrida, menyatakan kebanggaannya terhadap antusiasme puluhan pelajar dari berbagai kelas yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Monumen Ratapan Ibu dipilih untuk dibersihkan karena tempat ini memiliki makna sejarah penting bagi Kota Payakumbuh, di mana peristiwa heroik terjadi pada tahun 1949 dan merenggut nyawa seorang anak bangsa.
Syafrida juga menekankan bahwa kegiatan pembersihan ini bertujuan untuk mengingatkan generasi muda, terutama pelajar, tentang perjuangan Pahlawan di masa lalu.
Dengan melakukan gotong royong seperti ini dan melihat langsung monumen serta gambar perjuangan Pahlawan yang terdapat di dinding monumen, diharapkan generasi muda akan terus diingatkan akan peran pahlawan dalam sejarah.
Mantan Kepala SMPN 9 Payakumbuh ini mengakhiri dengan harapan bahwa kegiatan semacam ini akan terus memupuk semangat perjuangan Pahlawan di kalangan generasi muda. (dst)