PARIAMAN, KP – Sebanyak 41 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Pariaman mengikuti Lomba Fashion Show Baju Kuruang Basiba, di Pentas Utama Pantai Gandoriah Pariaman, Rabu (26/7).
Lomba yang diinisiasi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman ini diadakan dalam rangka memeriahkan rangkaian acara Pesona Hoyak Tabuik Budaya Piaman 2023 yang diselenggarakan 19-30 Juli 2023. Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah ‘Transisi Guru PAUD-SD Menyenangkan’.
Acara dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Kota Pariaman, Lucyanel Genius. Turut hadir Ketua GOW Kota Pariaman Indriati Mardison, Ketua DWP Yosneli Balad, Sekretaris Disdikpora Mas Rimpi beserta jajaran, Bundo Kanduang, dan guru PAUD se-Kota Pariaman.
Dalam sambutannya, Lucy mengapresiasi kegiatan yang digagas Dinas Dikpora bersama Bundo Kanduang yang telah mengedepankan PAUD untuk mengisi rangkaian acara tabuik 2023 ini. Ia menuturkan, acara ini bertujuan untuk menjaga serta melestarikan nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau yang merupakan ciri khas daerah kita Sumbar khususnya Kota Pariaman.
Menurutnya, ada filosofi mendalam dari busana tersebut yang merupakan cerminan jati diri dan identitas perempuan Minang. Baju kuruang basiba lazimnya menjuntai panjang hingga ke lutut serta memiliki bagian lengan sampai ke pergelangan tangan. Kekhasan lain yakni adanya ‘siba’ yang menyambungkan potongan pakaian sedemikian rupa hingga bisa menyamarkan lekuk tubuh pemakainya. Lalu, ada bagian ‘kikiek’ yang merupakan pelindung ketiak agar tidak terlihat.
“Baju kuruang basiba dulu dipakai untuk kegiatan sehari-hari, tapi sekarang dipakai di acara tertentu. Sebagai perempuan Minangkabau kita harus bangga memakai baju kuruang basiba ini,” ujar Lucy.
Ia berharap dengan diadakannya kegiatan ini terjalin keakraban serta dapat mengasah kreativitas para guru PAUD.
Tidak hanya baju kuruang basiba, dalam rangkaian lomba guru PAUD se-Kota Pariaman ini juga diadakan lomba melukis dan tarik tambang. (mas)
