AGAM, KP – Selalu ada yang unik dan menarik dari pelaksanaan pawai alegoris di Kabupaten Agam. Tahun ini dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-78, beragam keunikan dan kreativitas ditampilkan melalui pawai alegoris, Sabtu (19/8).
{awai alegoris itu diikuti ribuan peserta. Selain mengenakan kostum yang lumrah digunakan saat pawai, seperti pakaian adat dan pakaian TNI-Polri, dan pakaian pejuang, peserta juga menyalurkan ide-ide kreatif mereka.
Seperti yang ditunjukan Faris, seorang pelajar sekolah dasar. Ia mengunakan kostum menyeramkan yang oleh teman-temannya dijuluki Simuntu. Faris mendandani dirinya dengan kostum menyeramkan. Uniknya, ia memanfaatkan daun pisang kering sebagai penutup tubuhnya.
“Saya jadi Simuntu, hantu-hantuan,” ujarnya.
Untuk tampil di pawai, ia mempersiapkan kostum Simuntu dengan maksimal. Ia mengaku telah mempersiapkan kostum tersebut bersama orangtuanya.
Hal kreatif lainnya juga ditampilkan pelajar sekolah dasar lain yang menggunakan kostum bak princes negeri dongeng. Uniknya, kostum yang dikenakannya terbuat dari limbah kresek atau plastik, lengkap dengan sayap peri.
Tidak hanya itu, pelajar lainnya juga mengundang perhatian. Ia sengaja menggunakan topeng dengan wajah orang nomor satu di Agam, yakni Bupati H. Andri Warman. Ada juga pelajar yang menggunakan topeng wajah presiden kedua Indonesia, Soeharto. (amc)