TANAH DATAR, KP — Keberadaan Sekolah Rakyat (SR) di Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar tidak hanya diproyeksikan membuka akses pendidikan bagi ribuan anak keluarga kurang mampu, tetapi juga menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat sekitar.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra mengungkapkan, operasional sekolah berkapasitas hingga 3.000 siswa ini akan menciptakan peluang usaha baru. Pasokan pangan harian seperti telur, daging, ayam, sayur, beras, hingga jasa penunjang seperti tukang cukur bakal menyerap potensi lokal secara masif.
“Tidak hanya itu, kunjungan orang tua ke sekolah tiap hari juga memicu peredaran uang, sebagai penambah belanja sembako. Ini akan menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” ujar Eka Putra, Kamis (6/8).
Saat ini Pemkab Tanah Datar tengah memacu percepatan persiapan agar fisik pembangunan segera digarap Kementerian PU. Penyiapan lahan seluas 23 hektare telah rampung, yang merupakan hibah dari keluarga besar COO Danantara, Dony Oskaria.
Bupati Eka Putra berharap COO Danantara Dony Oskaria dapat segera berkunjung untuk melakukan ‘groundbreaking’ Sekolah Rakyat sekaligus meresmikan hunian tetap terpadu di Nagari Rambatan.
Kapasitas 3.000 siswa ini akan menjadikan SR Tanjung Alam sebagai Sekolah Rakyat gedung permanen terbesar di Indonesia, melampaui rata-rata nasional yang berkapasitas 2.000 hingga 2.500 siswa. (yon)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!