LIMAPULUH KOTA, KP — Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, membuka Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) se-Kabupaten Limapuluh Kota.
Pembukaan kejuaraan bagi pelajar SD ini ditandai dengan tabuhan oguang oleh Bupati bersama Kepala Kantor Kemenag Irwan, unsur forkopimda, dan seluruh Wali Nagari di Kecamatan Akabiluru. Bertemakan ‘Generasi Cerdas, Sehat, Moderat, dan Berakhlak Mulia’, acara pembukaan ini berlangsung di Lapangan Bola Kaki Harau, Senin (16/12).
Dalam arahannya, Bupati Safaruddin menyampaikan bahwa pemerintah daerah mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh komponen yang telah bekerja sama untuk suksesnya pelaksanaan kegiatan strategis ini. Apresiasi khusus disampaikan kepada jajaran Kemenag Limapuluh Kota yang telah mendampingi kegiatan Pentas PAI.
“Kita dihadapkan pada perubahan lingkungan sosial yang begitu cepat, ditandai dengan perkembangan teknologi informatika yang mendunia. Untuk itu, kita harus menyiapkan generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara keilmuan tapi juga memiliki karakter yang unggul, pribadi-pribadi Qur’ani yang tampil dengan akhlak mulia. Saya yakin program Pentas PAI ini akan menjadi bagian integral dalam ikhtiar melahirkan generasi emas Indonesia 2045 nanti,” ujar Bupati.
Sebelumnya, Kakan Kemenag Irwan menyatakan bahwa Pentas PAI merupakan ajang untuk meningkatkan minat dan bakat peserta didik dalam pendidikan agama Islam, serta mempererat silaturahmi.
“Pentas PAI juga menjadi wahana aktualisasi diri peserta didik SD, SMP, dan SMA dalam hal pendalaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Islam. Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama terus mendorong, memberikan motivasi terbaik bagi seluruh stakeholder dalam ikhtiar mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Limapuluh Kota yang berkualitas, beriman, dan berbudaya, salah satunya melalui kegiatan Pentas PAI yang dilaksanakan secara berjenjang sampai ke tingkat Nasional,” terangnya.
Mengenai program strategis Tahfidzul Qur’an di Limapuluh Kota, Irwan menjelaskan bahwa dalam empat tahun terakhir, pemda bersama Kementerian Agama telah melahirkan program Satu Nagari Satu Rumah Tahfizd serta penguatan program tahfidz di satuan pendidikan formal.
“Tahun depan saya dapat pastikan setiap peserta didik yang menempatkan pendidikan di MI, MTs, MA, dan Pondok Pesantren harus memiliki hafalan Al-Qur’an minimal satu juz Al-Qur’an,” pungkas Irwan.
Kegiatan Pentas PAI Tingkat Kabupaten Limapuluh Kota akan dihelat selama dua hari ke depan, dengan 140 peserta yang merupakan perwakilan dari 13 Kecamatan se-Kabupaten Limapuluh Kota. (dst)