PARIAMAN, KP — Setelah menunggu selama lima bulan, sebanyak 990 orang Kader KB dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) se-Kota Pariaman akhirnya bernapas lega. Pemko Pariaman menyalurkan penggantian uang operasional honor dan transportasi mereka untuk periode Januari hingga Mei 2026.
Penyerahan secara simbolis dipimpin Wali Kota Pariaman, Yota Balad didampingi Ketua TP PKK Yosneli Balad, di Aula Pertemuan Balai Kota Pariaman, Kamis (23/7). Pencairan hak para kader ini dilakukan melalui Dinas P3AKB Kota Pariaman yang turut dihadiri Plt Kadis Ika Septia Maulana.
Wako Yota Balad menegaskan, pembayaran hak para kader ini merupakan wujud dukungan nyata pemerintah daerah atas kerja keras mereka di lapangan. Keberhasilan penanganan stunting dan program keluarga berencana sangat bergantung pada keringat para kader.
“Keberhasilan Program Bangga Kencana maupun percepatan penurunan stunting tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah, tapi dibutuhkan kerja sama, kepedulian, dan semangat gotong royong dari seluruh Kader KB dan TPK yang setiap hari mendampingi masyarakat,” kata Wako Yota Balad.
Ia menambahkan, para kader PPKBD, Sub PPKBD, BKB, BKR, BKL, UPPKA hingga TPK merupakan garda terdepan pembangunan keluarga di level desa dan kelurahan. Tanpa peran aktif mereka, program pembinaan keluarga tidak akan menyentuh masyarakat bawah secara langsung.
Wako berharap dana operasional ini makin memicu semangat kader untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, kelurahan, dan puskesmas. Ia pun menyampaikan apresiasi atas dedikasi tanpa lelah seluruh kader demi mewujudkan warga Pariaman yang sehat dan sejahtera. (ak/*)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!