Home » Sempat Anjlok, Harga Tomat Kembali Merangkak Naik

Sempat Anjlok, Harga Tomat Kembali Merangkak Naik

Redaksi
A+A-
Reset

LIMAPULUH KOTA, KP – Sempat anjlok ke harga Rp2.000 per kilogram (kg), kini harga jual tomat tingkat petani di Kabupaten Limapuluh Kota merangkak naik. Kenaikan harga yang mencapai Rp5.000 per kg jadi ‘angin segar’ bagi petani di tengah kenaikan harga pupuk.

Petani berharap kenaikan harga jual tomat terus bertahan, bahkan terus naik sehingga petani bisa menutupi biaya produksi dan mendapatkan keuntungan.

Hal tersebut diungkapkan Russirwan, petani sayur-sayuran di kebunnya di Jorong Piladang, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota.

“Alhamdulillah, harga jual tomat terus membaik,” kata Russirwan, Minggu (1/10).

Pria yang juga menjabat Wakapolres Payakumbuh itu menambahkan, membaiknya harga jual tomat berdampak pada perekonomian petani, terutama yang bekerja di ladangnya.

Perwira polisi dengan pangkat satu mawar di pundak itu menambahkan, saat harga tomat anjlok, ia bersama petani yang bekerja di lahan pertaniannya mengakali pemberian pupuk kimia dengan dicampur dengan pupuk kandang. Sehingga, hasil pertanian tetap bagus dan biaya produksi bisa ditekan.

Bapak dua anak penerima penghargaan dari Pemkab Limapuluh Kota karena dinilai berhasil memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong itu menyebut, dengan harga jual tomat saat ini Rp5.000 per kg, petani sudah bisa mendapatkan keuntungan.

“Mudah-mudahan harga jual tomat tetap stabil dan tidak anjlok lagi,” pungkasnya. (dst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?