Home » Harga Gambir di Limapuluh Kota Anjlok, Petani Khawatir

Harga Gambir di Limapuluh Kota Anjlok, Petani Khawatir

Redaksi
A+A-
Reset

LIMAPULUH KOTA, KP — Harga daun gambir di Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, mengalami penurunan tajam dalam enam bulan terakhir. Saat ini, harga komoditas unggulan tersebut hanya berkisar Rp24 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram.

Penurunan ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan petani, mengingat gambir merupakan sumber penghidupan utama bagi sebagian besar masyarakat setempat.

Sebelumnya, harga gambir sempat mencapai Rp50 ribu per kilogram, sehingga petani masih mampu memenuhi kebutuhan rumah tangga, biaya pendidikan, hingga ongkos produksi.

Salah seorang petani di Nagari Sopang, Kecamatan Pangkalan, Afrizal, mengatakan tren penurunan harga telah berlangsung cukup lama tanpa tanda pemulihan signifikan.

“Dengan harga saat ini, keuntungan yang diperoleh sangat kecil. Harga ideal menurut petani sekitar Rp50 ribu per kilogram agar biaya perawatan, upah pekerja, dan kebutuhan keluarga dapat terpenuhi,” ujarnya.

Ia menilai harga Rp25 ribu per kilogram belum memberikan keuntungan yang layak bagi petani.

Meski demikian, petani masih bisa bertahan karena harga pupuk relatif menurun, sehingga sedikit meringankan biaya produksi.

Namun, jika kondisi ini berlanjut, petani khawatir akan kesulitan mempertahankan usaha mereka. Pasalnya, banyak keluarga di Nagari Sopang yang menggantungkan pendapatan dari hasil kebun gambir.

Para petani berharap pemerintah dan pihak terkait dapat mengambil langkah untuk menjaga stabilitas harga, sehingga keberlangsungan usaha dan kesejahteraan petani tetap terjamin. (dst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?