LIMAPULUH KOTA, KP — Masyarakat bersama puluhan personel BPBD, TNI-Polri, serta aparatur kecamatan dan nagari bergotong royong membersihkan pohon tumbang yang melintangi aliran Sungai Batang Sandir di Jorong Sawahlaweh, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (17/5).
Pohon-pohon tersebut tumbang akibat hujan deras yang memicu banjir bandang, sehingga menghambat aliran Sungai Batang Sandir yang bermuara ke Batang Agam di Kota Payakumbuh.
Hingga Jumat (15/5), debit air sungai yang dikenal warga sebagai Batang Aia Pondam masih tinggi, deras, dan berwarna cokelat.
Penjabat Wali Nagari Tungkar, Syafriwan, menyebutkan luapan sungai menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas, termasuk pipa Pamsimas yang melayani ratusan rumah warga.
“Selain itu, lubuk ikan larangan milik Pokmawas Pondam rusak dan areal persawahan warga ikut terendam, termasuk padi yang siap panen,” ujarnya.
Dua petani terdampak, Efa dan Yusni Ancok, mengaku mengalami kerugian besar akibat banjir tersebut.
“Seminggu lagi padi kami akan dipanen, tapi banjir datang dan merusak semuanya,” ujar mereka.
Selain di Batang Sandir, hujan deras juga memicu bencana di tiga jorong lainnya di Nagari Tungkar, yakni Jorong Taratak, Jorong Sialang, dan Jorong Dalam Nagari. Dampaknya meliputi jalan kabupaten terban, akses jalan pertanian tertimbun longsor, serta halaman rumah warga yang amblas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Limapuluh Kota, Herman Azmar, menyampaikan pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat bencana guna mempercepat penanganan.
Sementara itu, anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, mengapresiasi langkah tersebut dan menilai penetapan status darurat penting untuk mempercepat penanganan serta mobilisasi bantuan.
Ia menegaskan, penanganan pascabencana harus dilakukan secara cepat dan terukur, mulai dari kaji cepat kerusakan, pembersihan lokasi, hingga pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.
“Jangan sampai masyarakat yang terdampak bencana justru semakin kesulitan. Penanganan harus maksimal dan tepat sasaran,” tegasnya. (dst)
