Home » Balita Diduga Dianiaya Ayah Kandung, Pemko Padang Beri Pendampingan Intensif

Balita Diduga Dianiaya Ayah Kandung, Pemko Padang Beri Pendampingan Intensif

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Pemerintah Kota Padang merespons cepat dugaan penganiayaan terhadap seorang balita berusia dua tahun yang terjadi di kawasan Kuranji, Minggu (17/5).

Korban berinisial MA (2) diduga mengalami kekerasan oleh ayah kandungnya sendiri di kawasan Kuncia, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lebam di hampir seluruh tubuh dan kini menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara.

Kasus ini tengah ditangani Polresta Padang, sementara terduga pelaku telah diamankan di Lapas Muaro Padang.

Wali Kota Padang, Fadly Amran langsung menginstruksikan jajaran untuk memastikan penanganan korban berjalan optimal. Kepala Bagian Pemerintahan Setdako Padang Rina Melati bersama Camat Kuranji Rozaldi pun segera mengunjungi korban di rumah sakit.

Dalam kunjungan tersebut, Rina Melati menyampaikan keprihatinan pemerintah atas peristiwa yang menimpa korban sekaligus memastikan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan.

“Pemko Padang hadir memberikan pendampingan dan memastikan hak-hak anak terpenuhi. Saat ini korban sedang menjalani visum dan perawatan medis,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah akan membantu pengurusan administrasi kependudukan korban, termasuk dokumen penting seperti akta kelahiran serta akses layanan kesehatan.

Selain itu, Pemko Padang juga melakukan koordinasi lintas instansi guna memastikan penanganan kasus berjalan komprehensif. “Kita berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta OPD terkait, Dinas Sosial dan DP3AP2KB guna memastikan perlindungan maksimal bagi korban,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Padang, Ny Dian Fadly Amran sedih ketika mendapati kondisi Arkan Maulana (2 tahun) di Rumah Sakit Bhayangkara, Senin (18/5). Anak lelaki yang dianiaya orangtuanya itu nampak ceria, meski di beberapa bagian tubuhnya luka bakar dan tangan kanannya harus diberi gips.

“Saya ucapkan terimakasih kepada tetangga yang sudah menjadi “pahlawan”, membantu membawa Arkan ke Kepolisian,” kata Dian saat membezuk Arkan.

Dian mengatakan, pihaknya akan terus memperhatikan kondisi korban. Diharapkan kondisi Arkan segera pulih dan kesehatannya terus terjaga.  “Kini kondisi Arkan sudah jauh membaik, tidak menangis lagi,” ucap Dian.

Saat itu juga, Ny Dian Fadly Amran membawa mainan dan makanan. Rasa sakitnya hilang begitu mendapat mainan mobil-mobilan dari istri Wali Kota Padang. Arkan nampak senang dan tertawa girang.

Dian mengimbau kepada seluruh perempuan untuk tidak bungkam ketika mendapati perlakuan kasar oleh suami. Bagi perempuan yang menjadi korban KDRT maupun anak yang dianiaya, agar segera melaporkannya kepada RT, RW maupun ke kecamatan. “Atau bisa langsung melapor ke P2TP2A maupun ke Kantor DP3AP2KB Padang,” imbaunya. (red)

 

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?