TANAH DATAR, KP – Wakil Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, melakukan kunjungan ke murid dan majelis guru SMP N 2 Batusangkar untuk memberikan semangat dan dukungan, pasca terjadi penghalangan akses pintu masuk sekolah oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan sekolah menengah pertama tersebut.
Saat tiba di lokasi yang masih dalam suasana panas pada Selasa pagi (7/11), Anton Yondra disambut oleh sejumlah petugas Satpol PP yang menjaga sekolah dan memberikan informasi bahwa saat ini sedang ada pertemuan yang dipimpin oleh Wakil Bupati di salah satu aula di gedung Eks Pengadilan Negeri.
Setelah menerima laporan tersebut, Anton Yondra memutuskan untuk mengunjungi sejumlah guru dan siswa yang sudah berada di dalam sekolah, dengan tujuan memberikan semangat dan dukungan kepada mereka agar dapat terus mendapatkan layanan pendidikan dari pemerintah.
Ketika dihubungi oleh wartawan, Anton menjelaskan bahwa kedatangannya sebagai Pimpinan DPRD ke lokasi tersebut merupakan wujud tanggung jawab lembaga DPRD terhadap permasalahan yang sedang terjadi.
“Hari Senin (6/11 kemarin), saya juga sudah menerima perwakilan dari SMP 2 dan SDN 20, dan bertemu langsung bersama mereka serta Bupati untuk mendiskusikan masalah ini. Mereka sudah mendapatkan jaminan bahwa proses belajar mengajar (PBM) akan berjalan seperti biasa pada hari ini,” ujar Anton Yondra, yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Tanah Datar.
Namun pada kenyataannya, situasi semakin memanas pada hari ini dan mengakibatkan beberapa pelajar menjadi korban akibat adanya dorongan-dorongan di pintu gerbang sekolah.
Selain mengunjungi ratusan siswa dan majelis guru, Anton Yondra juga bersama beberapa majelis guru menjenguk murid yang menjadi korban dan saat ini dirawat di RSU Batusangkar.
Kepada keluarga korban, ia menegaskan bahwa Pemda sudah menjamin seluruh biaya perawatan siswa-siswi yang menjadi korban dalam insiden ini. (nas)