Home » Membuka Pintu Kerja dan Mengeksplorasi Peluang Karir

Membuka Pintu Kerja dan Mengeksplorasi Peluang Karir

JOB FAIR HYBRID KOTA SOLOK TAHUN 2023

Redaksi
A+A-
Reset

SOLOK, KP – Gedung Kubuang Tigo Baleh, Kota Solok, meriah dengan kehadiran para pencari kerja dan perusahaan pada pembukaan Job Fair Hybrid Kota Solok Tahun 2023, Senin lalu (4/12).

Suasana hangat dan antusiasme menyertai acara yang dibuka secara resmi Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Afriansyah Noor. Pendekatan hybrid acara ini memberikan kesempatan bagi 88 perusahaan untuk terlibat, dengan 33 perusahaan secara daring dan 55 perusahaan secara langsung di lokasi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Solok Elvi Basri menyampaikan, tujuan utama Job Fair tersebut adalah menciptakan platform interaktif yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Guna memfasilitasi pertemuan ini, acara berlangsung selama dua hari, hingga 5 Desember 2023. Menariknya, peserta Job Fair mencakup lulusan dari berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari SMA/SMK/MA, DIII, S1, hingga S2.

Elvi Basri juga menyoroti signifikansi Job Fair sebagai solusi untuk mengurangi angka pengangguran terbuka. Acara ini dirancang untuk tidak hanya menyediakan kesempatan pekerjaan, tetapi juga untuk mencocokkan bakat, minat, dan kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan. Job Fair diharapkan dapat memberikan wawasan tentang tren dan kecenderungan lowongan kerja yang tersedia di Kota Solok.

Sementara, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyatakan harapannya agar Job Fair dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap mengurangi tingkat pengangguran. Dengan jumlah penduduk Kota Solok yang mencapai 80.000 jiwa, ia berharap Job Fair dapat membantu menciptakan lapangan kerja yang lebih luas dan beragam.

Ia juga menuturkan perspektif global dalam dunia kerja. Menurutnya, terbuka peluang bagi generasi muda Indonesia untuk meningkatkan kompetensinya sehingga mereka dapat bersaing di pasar kerja internasional. Dengan kebutuhan tenaga kerja yang tinggi di berbagai negara, Job Fair menjadi langkah awal yang tepat untuk mempersiapkan generasi yang siap bekerja di skala internasional.

Wakil Menteri Noor menekankan pentingnya peningkatan kompetensi. Ia mengajak generasi muda Indonesia untuk selalu meningkatkan keterampilan mereka agar dapat bersaing tidak hanya di pasar kerja nasional, tetapi juga di tingkat internasional. Pengalaman belajar dan bekerja di luar negeri dapat menjadi peluang bagi mereka yang bersedia meningkatkan kompetensi mereka.

Di tempat yang sama, Wali Kota Solok Zul Elfian Umar dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi terhadap Kementerian Ketenagakerjaan RI yang memilih Kota Solok sebagai tuan rumah Job Fair. Ia menyebut, kehormatan ini adalah langkah positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Wakoberharap acara ini dapat membawa manfaat maksimal dengan mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang sesuai dengan keahlian mereka.

Diterangkannya, Job Fair Hybrid Kota Solok Tahun 2023 berfokus pada pencarian pekerjaan dan kolaborasi antara pencari kerja dan perusahaan, untuk mengeksplorasi berbagai kesempatan karir bagi generasi muda Kota Solok.

Wako turut menyampaikan apresiasi terhadap perusahaan-perusahaan yang telah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif. Dalam pandangannya, inklusivitas adalah kunci untuk menciptakan tenaga kerja yang beragam dan berdaya saing.

“Kehadiran lebih dari 88 perusahaan yang terlibat adalah bukti konkret dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Semoga perusahaan bisa mendapatkan tenaga kerja berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan,” katanya.

Puncak acara Job Fair ini adalah penghargaan kepada perusahaan yang menunjukkan kepedulian terhadap inklusivitas dan keberagaman dalam merekrut karyawan. Beberapa perusahaan yang mendapat penghargaan termasuk Mira Harmadia dari PT Fifatel Perdana, Rendi dari FIF Cabang Solok, dan Zulprizi Hayeni dari CV Sahabat Motor. Penghargaan ini mencerminkan tanggung jawab sosial perusahaan dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas.

Setelah acara penghargaan, peserta Job Fair memiliki kesempatan untuk menjelajahi stan-stan perusahaan peserta. Ada 252 jenis lowongan kerja yang ditawarkan, mencakup sektor-sektor seperti perhotelan, perbankan, P3MI, LPK, pemagangan ke Jepang, otomotif, kuliner, dan banyak lagi. Job Fair memberikan variasi yang cukup bagi para pencari kerja dengan latar belakang pendidikan yang beragam.

Sebagai bagian dari agenda, Job Fair juga menghadirkan talkshow di mana peserta dapat mendapatkan inspirasi dan wawasan tentang upaya Kementerian Ketenagakerjaan RI dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Walikota Zul Elfian berharap Job Fair ini tidak hanya menjadi wadah mencari pekerjaan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mengatasi permasalahan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Solok.

“Dengan demikian, Job Fair Hybrid Kota Solok Tahun 2023 menjadi titik terang bagi pencari kerja dan perusahaan. Melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta lapangan kerja yang berkelanjutan dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” pungkasnya. (van/adv)

 

 

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?