Home » Hari Ini, Sandiaga Uno akan Buka Festival Pesona Minangkabau 2023

Hari Ini, Sandiaga Uno akan Buka Festival Pesona Minangkabau 2023

Redaksi
A+A-
Reset

TANAH DATAR, KP – Festival Pesona Minangkabau (FPM) 2023 dijadwalkan berlangsung selama 4 hari, mulai Kamis (7/12) hingga Minggu (12/12) di Istano Basa Pagaruyung, Tanjung Emas, Tanah Datar.

Festival ini akan menjadi ajang untuk menampilkan pesona terbaik, terunik, dan khas dari berbagai nagari yang melaksanakan satu nagari satu event.

FPM 2023 akan dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, dan dihadiri oleh sekitar 200 diaspora dari 50 negara, termasuk Australia, Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Parpora) Tanah Datar, Riswandi, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menggelar FPM yang menampilkan keunikan dan pesona budaya daerah, serta menyoroti ekraf dan desa wisata.

“Ini merupakan moment yang ditunggu oleh nagari setelah melaksanakan satu event satu nagari. FPM ini akan menjadi puncak dari pelaksanaan satu event satu nagari,” ungkap Riswandi.

Sebelum pembukaan FPM, diadakan gala dinner pada Rabu malam (6/12) di Istano Basa Pagaruyung sebagai penyambutan tamu daerah dari luar negeri dan kementerian.

Acara pembukaan FPM akan menampilkan pawai budaya autentik Minangkabau, melibatkan 75 nagari di Tanah Datar. Setelah pawai, akan ada pergelaran seni budaya dari daerah-daerah di sekitarnya, termasuk Agam dan Lima Puluh Kota. Acara tersebut akan diakhiri dengan makan bajamba di Istano Basa Pagaruyung, yang merupakan salah satu ikon FPM.

Selain itu, akan diselenggarakan Pagaruyung Fashion Show di halaman Istano Basa Pagaruyung, memberikan ruang bagi kaum milenial untuk menampilkan berbagai desain dan kreasi fashion dengan nuansa budaya Minangkabau.

Di area tersebut juga akan dibuat stand pameran yang menampilkan pesona dan potensi wisata nagari di Tanah Datar. Pengunjung dan wisatawan akan mendapatkan edukasi mengenai sistem matrilineal dan warisan budaya Minangkabau.

Pada FPM, akan digelar pengukuhan dan seminar bundo kandung di gedung Maharajo Di Rajo Batusangkar pada Jumat (8/12). Seminar tersebut akan diikuti oleh bundo kandung dari berbagai negara, termasuk Malaysia, Australia, Turki, dan lainnya.

Selama pelaksanaan FPM, juga akan diselenggarakan alek anak nagari Pacu Jawi di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, pada Sabtu (9/12). Selain itu, akan ada Gelanggang Silih Berganti (GSB) dan Festival Qasidah Rabana yang berlangsung di lapangan Cindua Mato Batusangkar.

Pada saat acara pembukaan, pengunjung dan wisatawan dapat masuk ke Istano Basa Pagaruyung tanpa membayar biaya masuk. Namun, pada hari-hari berikutnya, biaya masuk akan diberlakukan seperti biasa.

FPM 2023 di Tanah Datar diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempromosikan potensi pariwisata, kearifan lokal, dan ekraf daerah, serta meningkatkan kunjungan wisatawan. (nas)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?