Home » Harga LPG Non-Subsidi Naik Mendadak, Konsumen Batalkan Pembelian

Harga LPG Non-Subsidi Naik Mendadak, Konsumen Batalkan Pembelian

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Kenaikan harga LPG non-subsidi secara mendadak memicu pembatalan pembelian oleh konsumen di sejumlah pangkalan di Kota Padang.

Penyesuaian harga yang berbarengan dengan kenaikan BBM pada Sabtu (18/4) membuat pelaku usaha dan konsumen terkejut karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Yeni, admin pangkalan LPG di kawasan Lubuk Buaya, mengaku baru mengetahui kenaikan harga dari distributor pada hari yang sama.

“Awalnya kami terkejut pada Sabtu pagi karena informasi kenaikan kami dapat dari distributor. Yang ramai di media sosial saat itu hanya kenaikan BBM, bukan gas,” ujarnya, Selasa (21/4) dilansir dari TribunPadang.com.

Ia menjelaskan, harga LPG non-subsidi ukuran 12 kilogram naik dari Rp195 ribu menjadi Rp228 ribu per tabung. “Harga LPG non-subsidi ukuran 12 kilogram sekarang Rp228 ribu per tabung, dari sebelumnya Rp195 ribu. Kenaikannya sekitar Rp31 ribu sampai Rp33 ribu,” jelasnya.

Selain itu, LPG ukuran 5,5 kilogram juga naik dari Rp92 ribu menjadi Rp109 ribu per tabung. Menurutnya, kenaikan tersebut mulai memengaruhi perilaku konsumen. Sebagian pembeli memilih beralih ke LPG subsidi ukuran 3 kilogram karena dinilai lebih terjangkau. “Banyak pembeli yang kaget, bahkan ada yang tidak jadi membeli dan memilih tabung 3 kilogram,” katanya.

Meski demikian, dampak terhadap penjualan belum signifikan karena kenaikan baru berlangsung beberapa hari. Dalam kondisi normal, pangkalan dapat menjual hingga 100 tabung per bulan.

Sementara itu, agen LPG non-subsidi di kawasan Padang Selatan juga mencatat kenaikan harga sejak Sabtu (18/4). Admin agen, Siska, merinci LPG 5,5 kilogram naik dari Rp94 ribu menjadi Rp111 ribu, sedangkan ukuran 12 kilogram naik dari Rp194 ribu menjadi Rp230 ribu per tabung.

Perwakilan agen, Putri, menyebut kenaikan juga terjadi pada LPG ukuran 50 kilogram dari Rp832 ribu menjadi Rp1.666.000. “Untuk gas 50 kilogram memang biasanya naik setiap bulan, tapi kali ini lonjakannya cukup tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kenaikan harga paling dirasakan oleh konsumen rumah tangga pengguna LPG 5,5 kilogram dan 12 kilogram. Meski demikian, ketersediaan LPG non-subsidi di Kota Padang masih aman dan tidak mengalami kelangkaan. (trb)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?