PADANG, KP – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menerima audiensi pengurus Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Padang yang menyampaikan berbagai aspirasi terkait peningkatan layanan disabilitas, Selasa (21/4).
Pertemuan di Kediaman Resmi Wali Kota itu membahas kebutuhan akses layanan kesehatan, pendidikan, hingga fasilitas publik yang ramah disabilitas.
Ketua Pertuni Kota Padang, Sugiyanto, menyebut organisasinya telah terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang dengan 108 anggota yang tersebar di berbagai kecamatan.
Ia menjelaskan, Pertuni aktif berperan di tengah masyarakat, termasuk mendukung pendataan penyandang disabilitas bersama pemerintah kecamatan serta berkolaborasi dalam program kesehatan.
“Kami terus berupaya hadir dan berkontribusi di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung penyandang tunanetra agar mendapatkan akses yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, Pertuni mengusulkan optimalisasi layanan Kartu Indonesia Sehat (KIS), penyediaan sekretariat, kemudahan akses pendidikan bagi anak tunanetra, serta peningkatan fasilitas publik yang ramah disabilitas. Selain itu, mereka juga mendorong edukasi bagi aparatur kelurahan terkait pelayanan inklusif dan keterlibatan penyandang disabilitas dalam Musrenbang.
Fadly Amran menyambut aspirasi tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah kota dalam memperkuat layanan disabilitas. “Kita ingin memastikan bahwa fasilitas publik di Kota Padang dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Ini penting, karena bagian dari Program Unggulan (Progul) Padang Melayani,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Padang telah menggratiskan layanan BPJS Kesehatan bagi warga. Terkait usulan sekretariat, menurutnya dapat difasilitasi melalui mekanisme bantuan hibah pemerintah daerah.
“Kita akan terus membangun fasilitas yang ramah disabilitas, seperti perbaikan jalan dan trotoar pada ruas-ruas utama, serta memastikan aksesibilitas pada fasilitas publik seperti halte dan terminal Bus Trans Padang, maupun gedung-gedung pemerintahan,” katanya. (red)
