SIMPANG EMPAT, KP – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat (Pasbar) melaksanakan tes urine terhadap siswa-siswi SMKN 1 Pasaman sebagai langkah deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala BNNK Pasbar, Gidion Gerhard Silitonga, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah.
“Tes urine ini diikuti oleh 34 siswa-siswi SMKN 1 Pasaman, dan hasilnya secara keseluruhan negatif,” ujarnya di Simpang Empat pada Kamis (7/12).
Sebelum dilakukan tes urine, terlebih dahulu dilakukan sosialisasi mengenai bahaya narkotika, sehingga diharapkan peserta dapat memahami dampak terlibat dalam peredaran gelap narkotika.
Kegiatan ini, yang juga dihadiri oleh majelis guru, berlangsung antusias dan lancar. Para peserta terlibat aktif dalam diskusi mengenai cara pencegahan peredaran gelap narkotika.
Gidion menekankan bahwa generasi muda harus terus diawasi dalam cara hidupnya agar tidak tersesat dan terjerumus ke dalam dunia gelap narkotika.
“Kami mengajak semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan untuk bersama-sama mencegah dan memberantas peredaran gelap narkotika,” tambahnya.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan upaya antisipasi dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba. Hal ini dapat tercapai apabila siswa-siswi bersatu untuk memerangi penyalahgunaan narkoba. (rom)
