Fadly Lepas Delegasi SatuPena Sumbar Safari Puisi ke Empat Negara

by Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Wali Kota Padang, Fadly Amran, melepas delegasi SatuPena Sumatera Barat untuk mengikuti safari puisi ke empat negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Pelepasan berlangsung di Galeri Taman Budaya Sumbar, Selasa (28/7) malam, dihadiri sejumlah pejabat dan pegiat literasi.

“Pembangunan itu bukan hanya soal infrastruktur semata. Mau pembangunan semegah apapun, mau infrastruktur semewah apapun, tanpa ada harmoni, tanpa ada cerita tentang peradaban dan kekerabatan kita bersama yang ditampilkan melalui tradisi, narasi, bahasa, sastra, dan budaya, tentu semuanya akan terasa hambar”.

Fadly menegaskan, pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan penguatan kebudayaan sebagai identitas kota. Menurutnya, peran sastra dan budaya menjadi bagian penting dalam membangun karakter masyarakat.

Ia juga menyampaikan, Pemko Padang akan menggelar rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Padang pada 6–10 Agustus dengan tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City”.

“Tema tersebut mencerminkan tekad kuat Pemerintah Kota Padang untuk menjadikan Padang sebagai kota kreatif UNESCO melalui pengembangan sektor gastronomi. Untuk itu, kita harus kreatif dalam sastra, kreatif dalam budaya, dan kreatif dalam mengembangkan masyarakat”.

Sejumlah agenda disiapkan untuk memeriahkan HJK, di antaranya Pawai Telong-Telong, Padang Gastronomy Market, Padang Harmoni Festival, peresmian Jembatan Hildesheim, Selaju Sampan, Padang Bajamba Festival, Gowes Siti Nurbaya, donor darah, Blue Ocean Minang Run, Talks on Taste, Padang Fashion Summit, dan Xploria Padang.

Sementara itu, Ketua I DPD SatuPena Sumbar, Sastri Bakry, menyebut safari puisi menjadi sarana pertukaran budaya sekaligus mempererat hubungan antarnegara.

“Peserta yang berangkat bersama kami dalam safari puisi empat negara ini sebanyak 10 orang. Kami akan berangkat pada 29 Juli, dan akan kembali ke Indonesia 4 Agustus mendatang. Kami akan tampil di antaranya di Dewan Bahasa dan Pustaka Kuala Lumpur, dan Woodlands Regional Library Auditorium Singapura”.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menampilkan karya sastra, tetapi juga memperkuat hubungan Indonesia dengan Malaysia, Singapura, dan Thailand melalui pendekatan budaya. (red)

Have any thoughts?

Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!