LIMAPULUH KOTA, KP — Nagari Balai Panjang di Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, mewakili Provinsi Sumatera Barat dalam ajang Lomba Kampung Pancasila KSAD Award 2026. Tim penilai dari Mabes TNI AD turun langsung meninjau kesiapan nagari tersebut pada Rabu (29/7).
Kedatangan tim yang dipimpin Letkol Arm Yan Octa Rombenata bersama Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Adi Nofriadi Nata disambut Wali Nagari Balai Panjang, Idris, beserta jajaran Bamus dan tokoh masyarakat. Penilaian fokus pada inovasi ketahanan pangan dan pengelolaan potensi desa.
Selain mengecek fasilitas Kantor Wali Nagari, Pos Karang Taruna, Pustaka, dan Web Nagari, tim penilai menyambangi area peternakan ayam petelur, perikanan, serta objek wisata Lembah Mangkisi. Tim penilai memuji pemanfaatan lahan tidur yang dikelola nagari untuk menopang pilar pangan masyarakat.
“Secara pribadi dan tim, kami memberi pemanfaatan potensi yang ada untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah ini. Pemanfaatan lahan kosong ini sejalan dengan program pangan Presiden,” ujar Letkol Arm Yan Octa Rombenata.
Wali Nagari Balai Panjang, Idris, membeberkan bahwa pengembangan ketahanan pangan di daerahnya melibatkan masyarakat dan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag). Sektor yang digarap mencakup peternakan kambing, ayam petelur, perikanan, hingga potensi pariwisata.
“Usaha ini kami kelola bersama BUMNag. Kunjungan tim Mabes AD ini menjadi pelecut semangat masyarakat untuk terus menjaga kedaulatan pangan,” kata Idris. (dst)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!