PADANG PARIAMAN, KP — Seorang pelajar SMP berinisial Z di Kecamatan Padang Sago masih menjalani perawatan intensif di RSUP M. Djamil Padang setelah mengalami pendarahan otak dan menjalani operasi. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki penyebab cedera yang dialami korban.
Berdasarkan keterangan keluarga, Z dijemput pulang sekolah dalam kondisi menangis sambil mengeluhkan sakit kepala hebat. Salah seorang teman korban juga disebut sempat memberi tahu ayah korban bahwa Z telah menangis sejak jam pelajaran terakhir.
Merasa ada yang tidak biasa, ayah korban kemudian mendatangi sekolah untuk meminta penjelasan. Menurut keluarga, saat itu telah hadir orang tua salah seorang siswa lain di ruang guru. Dalam pertemuan tersebut, keluarga mengaku mendapat penjelasan bahwa korban hanya terkena lemparan es batu.
Namun, setibanya di rumah kondisi korban semakin memburuk. Korban tidak sanggup makan karena terus mengeluhkan sakit kepala. Saat hendak dibawa berobat ke fasilitas kesehatan, korban tiba-tiba tidak sadarkan diri.
Korban kemudian dirujuk ke RSUD M. Yamin. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter yang disampaikan kepada keluarga, korban mengalami pendarahan otak dan harus segera menjalani operasi penyelamatan.
Hingga Sabtu (2/8), korban masih dirawat secara intensif dan belum sadarkan diri. Kondisi itu membuat keluarga belum dapat mengetahui secara langsung kronologi kejadian dari korban.
Keluarga juga telah mendatangi lokasi kejadian bersama aparat kepolisian. Mereka berharap proses penyelidikan dapat mengungkap penyebab insiden berdasarkan fakta dan keterangan para saksi.
“Kami hanya ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Anak kami belum bisa memberikan keterangan karena masih koma,” ujar salah seorang anggota keluarga.
Menurut keluarga, pihak sekolah menyampaikan bahwa peristiwa tersebut merupakan kecelakaan dan bukan perundungan. Meski demikian, keluarga meminta penyelidikan dilakukan secara profesional dan objektif agar penyebab pasti cedera yang dialami korban dapat diketahui.
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum menyampaikan kesimpulan resmi mengenai penyebab pendarahan otak yang dialami korban maupun ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Koran Padang masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak sekolah, kepolisian, dan rumah sakit untuk melengkapi informasi terkait kasus ini. Keterangan resmi dari pihak-pihak terkait akan dimuat pada pemberitaan selanjutnya. (war)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!