PADANG, KP – Wakil Wali Kota Padang, Ekos Albar, menyambut baik kegiatan Mapping Isu Strategis Program Pembangunan dan Kebijakan Sub Sektor Transportasi Udara dan Perkeretaapian di Wilayah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
“Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memajukan transportasi umum di wilayah Sumbar, khususnya di Kota Padang,” jelasnya kepada wartawan usai mengikuti kegiatan yang digelar oleh Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan di Padang, Selasa (5/3).
Ekos Albar menggarisbawahi pentingnya optimalisasi pengoperasian Trans Padang serta reaktivasi transportasi kereta api sebagai opsi pelayanan transportasi publik bagi masyarakat.
Dia berharap bahwa dengan adanya kegiatan mapping ini, akan dihasilkan kebijakan yang dapat mengatasi potensi kemacetan di Kota Padang dan meningkatkan pelayanan transportasi publik bagi masyarakat.
Baginya, sektor transportasi merupakan hal yang sangat penting bagi Kota Padang. Aktivitas pelajar, masyarakat, dan pengunjung membutuhkan transportasi yang lancar, nyaman, dan aman. Dengan demikian, upaya untuk meningkatkan pelayanan transportasi publik menjadi sebuah persyaratan untuk menjadikan Kota Padang sebagai kota yang lebih baik di masa depan.
Sementara itu, Sekretaris Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Avirianto Suratno, menjelaskan Badan Kebijakan Transportasi bertugas memberikan rekomendasi kepada Menteri Perhubungan terkait berbagai tantangan di bidang transportasi yang berdampak nasional. Kegiatan mapping tersebut menjadi platform penting untuk pertukaran ide, berbagi pengalaman, dan mencari solusi bersama, yang pada akhirnya akan menjadi usulan kegiatan di tahun 2025. Pertemuan tersebut juga menjadi ajang bagi para stakeholder untuk mendapatkan masukan dalam topik yang akan dibahas.
Avirianto Suratno percaya bahwa melalui dialog terbuka, mereka dapat mendapatkan masukan yang berharga untuk menyempurnakan analisis kebijakan yang kemudian akan menjadi rekomendasi kebijakan yang bermanfaat.
Dalam acara tersebut, hadir juga Gubernur Sumbar Mahyeldi, Kepala Pusat Kebijakan Prasarana Transportasi dan Integrasi Moda, Novyanto Widadi, serta Kepala Pusat Kebijakan Sarana Transportasi, Erni Basri, beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup Pemerintah Provinsi Sumbar dan unsur terkait lainnya. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan sektor transportasi di wilayah tersebut. (red)
