JAKARTA, KP – Timnas Indonesia dipaksa menelan kekalahan ketika menghadapi Irak pada matchday 5 Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona ASia dengan skor 0-2. Dua eksekusi penalti mewarnai laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis sore (6/6).
Timnas Indonesia dan Irak mengawali pertandingan dengan inisiatif menyerang. Kedua tim langsung terlibat aksi jual beli serangan di menit-menit awal pertandingan.
Irak sempat mencetak gol pada menit ke-16 melalui sundulan Ibrahim Bawesh. Namun, wasit menganulir gol itu karena dianggap lebih dulu melakukan dorongan kepada bek Indonesia.
Pada menit ke-33, Indonesia memiliki peluang emas untuk memecah kebuntuan. Lewat serangan balik cepat dari sisi kanan, Shandy menusuk ke dalam kotak penalti dan mengirimkan umpan tarik ke Rafael Struick. Akan tetapi, sepakan pemain bernomor punggung 11 itu masih lemah dan dengan mudah diselamatkan oleh kiper Irak.
Indonesia kembali mendapat peluang emas di menit ke-40 lewat kerja sama apik terjadi di antara Shandy, Rafael, dan Ragnar. Namun sayang, penyelesaian akhir yang dilakukan oleh Ragnar masih mampu di blok oleh bek Irak.
Di babak kedua, Irak mendapat hadiah penalti pada menit ke-53. Wasit Shaun Evans menunjuk titik putih setelah bola mengenai tangan Justin Hubner di kotak terlarang. Aymen Hussein yang menjadi eksekutor penalti mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Topskor Piala Asia 2024 itu membawa Irak unggul 1-0.
Petaka datang kepada kubu Indonesia, karena harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-59. Jordi Amat mendapat kartu merah setelah melanggar pemain Irak di tepi kotak penalti.
Irak kembali mendapat hadiah penalti pada menit ke-72 setelah kiper Ernando Ari menjegal pemain Irak. Beruntung, eksekusi penalti Aymen Hussein melambung jauh di atas mistar gawang.
Pada menit ke-87, Indonesia tertinggal 0-2 setelah Irak mampu mencetak gol keduanya. Kiper Ernando Ari terlalu lama bermain-main dengan bola di kotak penalti yang kemudian direbut Ali Jasim. Pemain Irak bernomor punggung 17 itu dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang kosong. Skor 0-2 untuk kemenangan Irak bertahan hingga pertandingan usai.
MASIH ADA PELUANG LOLOS
Meski kalah, peluang Timnas Indonesia lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia masih terbuka lebar. Caranya dengan mengalahkan Filipina di matchday pamungkas Grup F pada Selasa (11/6).
Setelah melewati lima pertandingan di Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Irak berada di puncak klasemen dengan 15 angka. Irak menyapu bersih lima pertandingan dengan kemenangan.
Sementara itu, Timnas Indonesia berada di posisi dua dengan tujuh angka. Menyusul di posisi tiga dan empat ada Vietnam serta Filipina dengan koleksi tiga dan satu angka. Bedanya, Vietnam dan Filipina baru menjalani empat pertandingan. Saat berita ini diturunkan, mereka sedang melakoni laga kelima yang dimulai pukul 19.00 WIB.
Jika Vietnam menang atas Filipina, skuad Garuda wajib menumbangkan Filipina. Andai kondisi ini terjadi, koleksi poin Timnas Indonesia menjadi 10 dan tak mungkin digeser Vietnam yang hanya memiliki poin maksimal sembilan.
Jika laga Vietnam vs Filipina berakhir imbang atau Filipina yang menang, skuad Garuda cukup bermain imbang saat bersua Filipina di matchday pamungkas.
Andai lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia akan bergabung dengan 17 negara lain. Nantinya, 18 negara itu akan dibagi ke dalam tiga grup, yang masing-masing grupnya berisi enam tim. Tim yang finis di posisi satu dan dua Grup A-C (enam negara) berhak lolos ke Piala Dunia 2026.
Sedangkan tim-tim yang finis di posisi tiga dan empat di Grup A-C (enam negara) akan melanjutkan kiprah mereka di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Sejauh ini, dari 18 slot peserta babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, baru tujuh negara yang telah memesan tempat. Ketujuh negara itu adalah Irak, Qatar, Jepang, Iran, Uzbekistan, Uni Emirat Arab, dan Australia.
1.Irak 5 5 0 0 14:1 13 15
2.Indonesia 5 2 1 2 6:8 -2 7
3.Vietnam 4 1 0 3 2:5 -3 3
4.Filipina 4 0 1 3 1:9 -8 1
