Home » SMAN 1 Padang Panjang Boyong Empat Medali OSN

SMAN 1 Padang Panjang Boyong Empat Medali OSN

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG PANJANG, KP – SMA Negeri 1 Padang Panjang memboyong empat medali di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN). Empat medali itu terdiri dari satu medali perak dan tiga medali perunggu.

Medali perak diraih Thirafi Ray Ramadhan pada cabang Biologi sedangkan tiga medali perunggu diraih Irsan Putra (Kimia), Hanafi Hendri (Fisika), dan Isyraqul Haqi Alghifahri (Geografi).

Kepala SMAN 1 Padang Panjang Budi Hermawan, Senin (2/9) menyebut, OSN adalah ajang kompetisi siswa pada bidang sains yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). OSN dibuka Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta Nasional, Tatang Mutaqqin di Jakarta, Selasa pekan lalu (27/8) dan diikuti 254.408 siswa yang mendaftar.

“OSN terdiri dari empat tahapan. Tingkat sekolah, tingkat kota/kabupaten, provinsi, dan nasional. Thirafi, Irsan, Hanafi, dan Fahri berhasil melewati seleksi provinsi dengan 18.667 peserta dan menjadi 900 teratas untuk mengikuti tahap nasional,” ungkapnya.

Persiapan digencarkan secara matang hingga keempat utusan SMA N 1 berhasil menjadi medalis OSN 2024. Walau demikian, perjuangan mereka belum selesai. Thirafi, Irsan, Hanafi, dan Fahri akan kembali berjuang untuk Pelatihan Nasional (Pelatnas) sebagai ajang penyaringan kontingen Indonesia untuk perlombaan sains internasional.

Sedangkan Irsan Putra yang telah mendapat medali perunggu Kimia kembali bersaing pada ajang Kompetisi Siswa Madrasah (KSM) di Ternate, Maluku Utara, Minggu (1/9).

“Banyak partisipasi dari berbagai pihak, terutama sekolah yang memberikan pelatihan terbaik untuk peserta. Serta dukungan dari guru, komite, alumni, dan orang tua,” kata Budi.

Sementara, Hanafi Hendri turut mengucapkan rasa syukur dan bangga terhadap pencapaian di pengujung masa putih abu-abunya.

“OSN membuka mata saya bahwa saingan bukan hanya orang di sekitar kita. Banyak orang di luar sana yang lebih matang dan siap. Walau demikian, saya tetap merasa bersyukur atas pencapaian ini,” ucapnya.

Ia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada orang tua dan sekolah atas dukungan yang diberikan. “Harapan untuk adik-adik yang akan berjuang pada OSN 2025, jangan patah semangat. Setiap orang memiliki rezeki masing-masing,” tuturnya. (mas)

 

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?