LIMAPULUH KOTA, KP – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-40 Tingkat Kabupaten Limapuluh Kota resmi dimulai, di Lapangan Kubu Gadang, Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, Senin (9/12).
Pembukaan ditandai dengan penabuhan beduk oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, didampingi Staf Ahli Bidang Ekonomi Gubernur Sumbar Syafrizal, anggota DPRD Sumbar Ilson Chong, serta Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Mahyudin.
Ribuan masyarakat memadati lokasi, menambah kemeriahan acara yang berlangsung hingga Jumat (13/12). Sebanyak 13 kafilah dari seluruh kecamatan di Limapuluh Kota dengan total 588 peserta akan bertanding di sembilan cabang perlombaan.
Bupati Safaruddin dalam sambutannya menyampaikan, MTQ merupakan media syiar agama yang efektif sekaligus barometer keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an di wilayahnya. Ia juga menegaskan pentingnya momen ini untuk membumikan Al-Qur’an dan mencetak generasi Qurani yang membaca, mempelajari, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, pelaksanaan MTQ ini diharapkan menjadi persiapan Limapuluh Kota dalam menghadapi MTQ tingkat Provinsi di Bukittinggi pada 2025 mendatang, sekaligus mempertahankan predikat juara umum yang diraih pada MTQ tingkat Provinsi Sumbar 2023 di Solok Selatan.
Membacakan sambutan Gubernur, Staf Ahli Bidang Ekonomi Syafrizal menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ ke-40 di Limapuluh Kota.
“MTQ adalah jawaban untuk mencetak generasi berkualitas yang memegang teguh nilai-nilai keislaman, terutama di era modern ini. Ini juga menjadi upaya menangkal pengaruh budaya asing dan memperbaiki perilaku generasi muda yang menyimpang,” katanya.
Syafrizal juga mengajak masyarakat untuk mendukung pagelaran MTQ ini sebagai langkah mencetak generasi Qurani dan mempersiapkan kafilah Limapuluh Kota untuk bersaing di tingkat Sumbar.
Sementara, Ketua Panitia MTQ Wifrianto yang juga Camat Payakumbuh, menyebutkan bahwa ajang ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Kecamatan Payakumbuh.
“Seluruh cabang perlombaan akan digelar di masing-masing nagari di Kecamatan Payakumbuh, dengan dukungan penuh masyarakat setempat. Kami juga telah menyiapkan rumah-rumah untuk tempat menginap peserta, pejabat, dan dewan hakim,” jelasnya. (dst)