LIMAPULUH KOTA, KP — Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, mengalokasikan pokok-pokok pikirannya (pokir) dalam APBD 2025 untuk mendukung Peringatan Peristiwa Situjuh sebagai bagian dari Hari Bela Negara.
Ini menjadi kali pertama pokir DPRD Limapuluh Kota diarahkan untuk rangkaian Hari Bela Negara sejak diterbitkannya Keppres Nomor 28 Tahun 2006 tentang Hari Bela Negara.
Kepala Badan Kesbangpol Limapuluh Kota, Elsiwa Fajri menyampaikan, pokir tersebut digunakan untuk mendukung peringatan Peristiwa Situjuh ke-76 tahun 2025.
“Kami mengapresiasi inisiatif ini. Diharapkan lebih banyak anggota DPRD lainnya yang mengikuti langkah serupa dalam mendukung peringatan Hari Bela Negara,” ujarnya, Selasa (14/1).
Camat Situjuah Limo Nagari, Rummelia, bersama Ketua Panitia Peringatan Peristiwa Situjuah, Yusral Dt Tunaro Bagunjo Ameh, serta Pemerintahan Nagari Situjuh Batua, juga memberikan apresiasi kepada Fajar Rillah Vesky.
Fajar Rillah Vesky menyatakan, alokasi pokir ini merupakan wujud penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan dalam Peristiwa Situjuah pada 15 Januari 1949. Dalam peristiwa tersebut, 69 pejuang gugur demi mempertahankan kemerdekaan RI dari agresi Belanda.
“Peristiwa ini adalah tonggak sejarah perjuangan PDRI dan telah diakui sebagai bagian penting Hari Bela Negara,” kata Fajar.
Selain itu, ia juga mengusulkan revitalisasi sarana dan prasarana Lapangan Chatib Soelaiman Situjuh Batua melalui koordinasi dengan Pemkab Limapuluh Kota dan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Peletakan batu pertama revitalisasi ini direncanakan pada Rabu hari ini (15/1).
Kepala Disparpora Limapuluh Kota, Syukri Anda, mengonfirmasi rencana tersebut. Ia menilai, upaya ini menunjukkan komitmen bersama dalam melestarikan sejarah dan mendukung kegiatan masyarakat di Situjuh Batua. (dst)
