Home » Pimpinan DPRD Sumbar Perkuat Sinergi Sosial dan Pemerintahan

Pimpinan DPRD Sumbar Perkuat Sinergi Sosial dan Pemerintahan

Redaksi
A+A-
Reset

SELAIN menjalankan tugas kedewanan di internal lembaga, para pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) juga aktif dalam berbagai kegiatan di luar lembaga.

Partisipasi ini dioptimalkan untuk mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, memperkuat peran organisasi masyarakat, dan mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat.

Beberapa aktivitas terkini yang diikuti pimpinan DPRD Sumbar antara lain Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, yang hadir sekaligus memberikan tausiyah pada sejumlah acara keagamaan.

Salah satunya adalah kehadiran Muhidi dalam acara silaturahmi dan halal bihalal Majelis Taklim Indonesia (MTI) Keluarga Jati Padang Timur, Kota Padang, pada Sabtu (19/4).

Selain itu, Muhidi juga mengisi tausiyah dalam kegiatan halal bihalal dan pertemuan bulanan majelis guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kecamatan Padang Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Muhidi mengingatkan pentingnya memanfaatkan bulan Syawal sebagai momen mempererat ukhuwah Islamiyyah.

“Islam menganjurkan kita untuk saling memaafkan, menjaga silaturahmi, dan memperkuat persaudaraan. Ini sekaligus memperkokoh keimanan kita,” ujar Muhidi.

Ia juga berharap, momentum pasca Idulfitri dapat menjadi titik balik bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas diri, kembali kepada fitrah, dan menjadi pribadi muslim yang lebih taat dan berbudi luhur.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, juga aktif mengikuti sejumlah agenda. Salah satunya, ia menghadiri Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumbar di Wisma BKOM Bapelkes, Padang, pada hari yang sama.

Dalam sambutannya, Evi Yandri mengungkapkan harapan agar kepengurusan IPSI Sumbar periode 2025 – 2029 dapat membawa prestasi lebih tinggi serta mempererat eksistensi pencak silat di tengah masyarakat.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Musprovlub yang dinilainya sebagai momentum penting untuk merancang arah kebijakan organisasi ke depan. Menurut Evi Yandri, forum ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan pengurus baru, tetapi juga sebagai wahana untuk menghidupkan kembali semangat pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya nasional.

“Pencak silat bukan sekadar seni bela diri, melainkan jati diri dan kebanggaan bangsa. Di Minangkabau, silek mengandung nilai-nilai luhur yang harus terus diwariskan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti berkurangnya minat generasi muda terhadap pencak silat di tengah pesatnya arus digitalisasi. Untuk itu, Evi Yandri menekankan perlunya upaya IPSI memperkenalkan silek sejak usia dini.

Sebelumnya, Evi Yandri juga melakukan kunjungan kerja ke Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman. Ia menegaskan, kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan monitoring dan pengawasan terhadap kinerja sektor ekonomi daerah. “Kami ingin memastikan perekonomian daerah berjalan sehat, transparan, dan mendukung pertumbuhan bersama,” katanya.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Nanda Satria, menghadiri kegiatan sosialisasi gerakan anti-tawuran, balap liar, pergaulan bebas, dan LGBT pada Rabu (16/4). “Generasi muda adalah aset masa depan. Menjadi tanggung jawab kita semua untuk melindungi mereka dari pengaruh buruk,” tegas Nanda.

Ia menyatakan, kehadiran DPRD Sumbar dalam kegiatan tersebut adalah bentuk dukungan nyata terhadap gerakan sosial yang menanamkan nilai moral, etika, dan solidaritas di tengah masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumbar lainnya, M. Iqra Chissa Putra, mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sumbar untuk tahun 2026.

Kehadiran pimpinan DPRD dalam forum tersebut menunjukkan komitmen untuk memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam menyusun arah pembangunan daerah ke depan. (*)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?