PADANG, KP – Pemerintah Kota Padang menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana penataan Pelabuhan Muaro Padang oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Teluk Bayur.
Hal ini disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran saat meninjau langsung lokasi pelabuhan bersama General Manager PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur, Ferrial Dunan Sidabutar, Rabu (14/5).
“Kami melihat Pelabuhan Muaro yang menjadi salah satu pintu masuk wisatawan dari Kota Padang ke Kepulauan Mentawai sangat potensial untuk ditingkatkan. Kita targetkan penataan rampung tahun ini, dengan tampilan yang lebih representatif,” ujar Fadly.
Wali kota termuda di Sumbar ini menambahkan, penataan Pelabuhan Muaro akan membawa perubahan besar terhadap wajah kawasan Sungai Batang Arau, sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Jelajah Padang, yang salah satu fokusnya adalah pengembangan kawasan pesisir.
“Selain fungsi pelabuhan, Sungai Batang Arau juga memiliki potensi wisata yang besar, mulai dari kapal pesiar, kapal nelayan, hingga menjadi objek wisata unggulan. Kita ingin kawasan ini tertata dan menjadi daya tarik utama kota,” ungkapnya.
Ia juga memastikan, Pemko Padang akan terus berkoordinasi dengan PT Pelindo dan Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera untuk memastikan proyek berjalan sesuai jadwal.
Sementara itu, General Manager PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur, Ferrial Dunan Sidabutar, menegaskan bahwa penataan ini merupakan bentuk komitmen Pelindo sebagai BUMN untuk mendukung kemajuan Kota Padang.
“Penataan akan dilakukan bertahap, mencakup perbaikan dermaga terminal penumpang, pembangunan Gedung Maritim Center, dan pengerukan pemeliharaan kolam pelabuhan,” jelasnya.
Gedung Maritim Center yang akan dibangun terdiri dari tiga lantai dan dirancang untuk meningkatkan kapasitas layanan penumpang hingga tiga kali lipat.
“Kalau saat ini hanya bisa melayani sekitar 100 penumpang, nantinya akan meningkat menjadi 300 penumpang,” tambah Ferrial. (mas)