Home » Pemko Payakumbuh Diminta Berinovasi Hidupkan Pasar Padang Kaduduak

Pemko Payakumbuh Diminta Berinovasi Hidupkan Pasar Padang Kaduduak

TERBENGKALAI TUJUH TAHUN

Redaksi
A+A-
Reset

PAYAKUMBUH, KP – Wakil Ketua DPRD Payakumbuh, Hurisna Jamhur, mempertanyakan kondisi Pasar Rakyat Padang Kaduduak di Kecamatan Payakumbuh Utara, yang masih terbengkalai sejak diresmikan oleh Walikota Payakumbuh Riza Fahlevi tujuh tahun lalu.

Menurut politisi Partai Nasdem tersebut, Pemko Payakumbuh harus segera mencari solusi agar pasar yang dibangun dengan anggaran APBN miliaran rupiah itu dapat bermanfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Hingga kini, pemanfaatan pasar tersebut belum jelas.

“Pasar Padang Kaduduak ini sudah lama vakum, hampir tujuh tahun sejak diresmikan. Kita berharap kepala daerah melakukan inovasi agar pasar itu bisa dimanfaatkan dengan baik,” ucap Hurisna.

Koordinator Komisi B DPRD Payakumbuh itu juga mengharapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM lebih proaktif agar keberadaan Pasar Padang Kaduduak bisa bermanfaat.

Hurisna mengungkapkan, Komisi B DPRD Payakumbuh telah sering meninjau pasar rakyat tersebut dan melakukan pertemuan dengan Dinas Koperasi dan UKM serta pedagang.

“Tapi, sampai saat ini belum nampak perubahan atau kemajuan,” tukas anggota DPRD Payakumbuh tiga periode itu.

Terpisah, Walikota Payakumbuh, Zulmaeta, menyatakan akan mengaktifkan pasar tersebut untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan warga sekitar. Pihaknya menghargai pembangunan yang telah dilakukan oleh walikota sebelumnya dan berupaya agar fasilitas yang ada dapat berfungsi dengan baik.

Seperti diketahui, Pasar Rakyat Pusat Payakumbuh II atau Pasar Padang Kaduduak di Kecamatan Payakumbuh Utara sepi sejak diresmikan tujuh tahun lalu oleh Walikota-Wakil Walikota Payakumbuh saat itu, Riza Falepi-Erwin Yunaz.

Padahal, berbagai fasilitas pendukung seperti area olahraga Payakumbuh Bugar dan sejumlah perkantoran (Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Satpol PP, BPBD, Dinas Sosial), Sentra IKM Randang, kampus UNP, dan kantor Loka POM telah dibangun di sekitar pasar.

Namun, pasar yang dibangun dengan Dana Alokasi Khusus Penugasan Pasar tahun 2016 dari Kementerian Perdagangan RI senilai miliaran rupiah itu belum juga berfungsi optimal. Upaya Pemko Payakumbuh untuk mengarahkan angkutan umum melewati kawasan tersebut juga tidak bertahan lama, menyebabkan pasar kembali sepi dan ditinggalkan pedagang. (dst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?