PAYAKUMBUH, KP – Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan terus mendorong masyarakat memanfaatkan Program Pemeriksaan/Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program ini telah berjalan sejak beberapa bulan terakhir di Payakumbuh.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Wawan Sofianto, menyebut program ini bertujuan mendeteksi dini berbagai penyakit berbahaya. Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu takut menjalani pemeriksaan kesehatan karena CKG berorientasi pada pencegahan.
“CKG ini untuk deteksi dini, bukan untuk menakut-nakuti. Justru semakin cepat diketahui, semakin mudah dicegah,” ujar Wawan, Kamis (15/5).
Menurutnya, selama tiga bulan pelaksanaan, antusiasme masyarakat sempat tinggi, namun belakangan mengalami penurunan akibat munculnya kekhawatiran masyarakat terhadap hasil pemeriksaan.
“Ini tantangan kami. Masyarakat khawatir jika tahu dirinya sakit. Padahal, pemeriksaan ini justru langkah awal agar bisa sehat lebih lama,” jelasnya.
Untuk itu, pihak Dinas Kesehatan bersama Puskesmas dan Pustu terus melakukan sosialisasi ke berbagai unsur masyarakat. Program ini juga melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai motor penggerak dan bagian dari kegiatan skrining kesehatan terpadu.
Hingga saat ini, capaian partisipasi program CKG di Payakumbuh baru mencapai sekitar 10 persen. Untuk mendorong peningkatan tersebut, Dinkes mulai melakukan inovasi, salah satunya pelaksanaan skrining massal di kawasan Batang Agam.
“Kami juga minta ASN ikut mengajak warga dan memberi contoh, sekaligus mendorong masyarakat untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi Satu Sehat,” tambahnya.
Wawan menegaskan komitmen pihaknya untuk terus menyosialisasikan manfaat CKG secara masif agar program ini benar-benar memberi dampak positif bagi kesehatan masyarakat. (dst)