Home » Perpustakaan Sawahlunto Gelar Bimtek Penulisan Resensi Buku bagi Pelajar

Perpustakaan Sawahlunto Gelar Bimtek Penulisan Resensi Buku bagi Pelajar

Redaksi
A+A-
Reset

SAWAHLUNTO, KP – Dalam upaya meningkatkan literasi dan keterampilan menulis di kalangan pelajar, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Resensi Buku bagi siswa tingkat SLTP dan SLTA se-Kota Sawahlunto. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (15/5) di Ruang Pustaka Adinegoro, Perpustakaan Sawahlunto.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto, Jhon Hendri, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 69 siswa dan dirancang untuk memperkuat keterampilan menulis resensi yang efektif, serta membangun kemampuan analisis dan kritik siswa terhadap karya sastra maupun non-sastra. “Tujuan lainnya adalah menumbuhkan kesadaran dan apresiasi terhadap pentingnya budaya literasi dan membaca,” ujarnya.

Jhon Hendri juga menyebutkan bahwa antusiasme pelajar terhadap kegiatan ini cukup tinggi, terlihat dari banyaknya pendaftar dalam lomba penulisan resensi buku yang akan digelar setelah Bimtek. Menurutnya, hal ini menunjukkan semangat literasi di kalangan pelajar terus tumbuh, seiring dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Gemar Membaca (TGM) di Kota Sawahlunto.

Materi Bimtek yang Beragam dan Interaktif mencakup beberapa poin penting, antara lain:

Pengenalan resensi buku: Menjelaskan pentingnya resensi dalam meningkatkan literasi.

Struktur dan unsur resensi: Mengenal komponen penting dalam resensi, seperti ringkasan, analisis, dan evaluasi.

Teknik penulisan resensi: Cara menyampaikan pendapat dan kritik secara efektif.

Contoh resensi buku: Memberikan acuan bagi siswa dalam menulis.

Metode pembelajaran yang digunakan bersifat interaktif dan partisipatif, di mana siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga langsung mempraktikkan penulisan resensi dengan bimbingan narasumber berpengalaman.

“Kami ingin siswa tidak hanya tahu teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya. Ini bagian dari proses pembelajaran yang menyenangkan dan membangun kepercayaan diri mereka dalam menulis,” tambah Jhon Hendri.

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu:

Menulis resensi buku dengan baik dan benar.

Meningkatkan minat baca dan budaya literasi.

Mengembangkan kemampuan berpikir kritis.

Mendapatkan pengalaman belajar yang bermanfaat.

Perpustakaan Sawahlunto berkomitmen untuk terus menjadi pusat literasi yang aktif dan kreatif, serta menjadi wadah pengembangan potensi pelajar dalam dunia literasi.

“Kami berharap kegiatan seperti ini melahirkan generasi muda yang gemar membaca dan cakap dalam menulis, termasuk menjadi penulis resensi andal di masa depan,” tutup Jhon Hendri.

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?