BUKITTINGGI, KP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bukittinggi melaksanakan tes urine warga binaan untuk memastikan penghuni lapas itu bebas dari narkoba.
“Tes urine warga binaan kita lakukan secara rutin dan acak. Kegiatan itu dalam rangka mendukung program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” kata Kepala Lapas Bukittinggi Herdianto di Bukittinggi, Jumat (16/5).
Pihaknya melakukan tes urine terhadap 20 orang warga binaan dengan hasil negatif narkoba. “Program zero narkoba yang menjadi bagian dari agenda besar reformasi pemasyarakatan, kami tindaklanjuti secara cepat dan sigap,” katanya.
Ia memerintahkan seluruh jajarannya untuk memperketat pengawasan dan melakukan tes urine berkala sebagai langkah preventif terhadap penyalahgunaan narkotika di dalam lapas.
“Ini menjadi bukti bahwa Lapas Bukittinggi serius dan konsisten dalam menjalankan arahan dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kami ingin memastikan bahwa Lapas Bukittinggi benar-benar bersih dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Dia menyebutkan, kegiatan tes urine akan terus dilakukan secara berkala guna menciptakan sistem pemasyarakatan yang sehat, aman, dan berintegritas.
Dengan hasil tes yang menunjukkan nihil penggunaan narkoba di kalangan warga binaan, Lapas Bukittinggi membuktikan komitmennya untuk berubah menjadi lebih baik. “Kita mendukung penuh transformasi pemasyarakatan menuju lembaga yang humanis, profesional, dan bebas dari narkoba,” sebutnya.
Saat ini, penghuni Lapas Bukittinggi sebanyak 500 orang. Tes urine dilakukan secara acak terhadap warga binaan secara berkesinambungan hingga menyentuh semuanya. (ant)