Home » Sehari, Dua Kebakaran Terjadi di Padang

Sehari, Dua Kebakaran Terjadi di Padang

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Dua kebakaran berturut-turut terjadi di Kota Padang, Minggu (20/7), menghanguskan lima petak toko dan satu rumah warga. Kerugian ditaksir mencapai Rp800 juta, sementara tidak ada korban jiwa dalam kedua insiden tersebut.

Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 05.35 WIB di kawasan pertokoan Jalan Samudra, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat. Api membakar lima petak bangunan toko, termasuk sebuah kedai kopi ukuran besar.

Saksi mata, Tio (28), yang pertama kali melihat asap dan kobaran api, segera melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Petugas tiba di lokasi lima menit setelah laporan diterima dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 06.10 WIB.

“Api berasal dari dalam bangunan toko, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” ujar petugas Damkar di lokasi.

Kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsi. Luas area yang terbakar diperkirakan 120 meter persegi. Kerugian material mencapai sekitar Rp300 juta, sementara aset senilai Rp600 juta berhasil diselamatkan.

Bangunan yang terdampak dihuni oleh tiga penyewa toko, yakni Zulhendri (kopmil Taplau), Pipit Suryani (rental motor mainan), dan Ade Saputra (jualan makanan). Tidak ada penghuni yang menetap di lokasi.

Sebanyak dua unit armada dan 30 personel dikerahkan untuk pemadaman. Selain Damkar, petugas Polri dan Dinas Kesehatan turut membantu di lokasi kejadian.

KEBAKARAN KEDUA

Beberapa jam kemudian, kebakaran kedua terjadi di kawasan padat penduduk di Jalan Ujung Tanah, Kelurahan Lubuk Begalung, Kecamatan Lubuk Begalung. Api dilaporkan muncul dari kompor gas di dapur warung nasi goreng milik Enjel Harlisfian (30) sekitar pukul 12.35 WIB.

Kebakaran ini menghanguskan tiga unit toko dan satu rumah, dengan luas area terbakar mencapai 250 meter persegi. Lima orang penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri dan mengungsi. Total ada 12 jiwa dari empat keluarga terdampak akibat kejadian tersebut.

Saksi mata, Febrianus Marunduri (27), melihat api membesar lalu menghubungi petugas Damkar. Enam unit armada dan sekitar 70 personel diterjunkan ke lokasi yang memiliki akses jalan sempit dan padat penduduk. Api berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban luka maupun meninggal.

Kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta, sementara aset senilai Rp1 miliar berhasil diselamatkan. Petugas gabungan dari Damkar, Polri, TNI, dan PLN turut membantu proses evakuasi dan pemadaman.

Penyebab kedua kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (*/nda)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?