Home » 62 Koperasi Merah Putih Diluncurkan Serentak di Pasaman

62 Koperasi Merah Putih Diluncurkan Serentak di Pasaman

Redaksi
A+A-
Reset

PASAMAN, KP — Sebanyak 62 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih resmi diluncurkan di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, dalam peluncuran nasional yang digelar serentak secara daring dari Lantai III Kantor Bupati, Senin (21/7).

Peluncuran dipimpin langsung Bupati Pasaman Welly Suhery, didampingi Wakil Bupati Parulian Dalimunte, Kapolres AKBP Muhammad Agus Hidayat, Ketua DPRD Nelfri Asfandi, serta seluruh pengurus Kopdes Merah Putih.

Dalam sambutannya, Bupati Welly Suhery menyampaikan bahwa seluruh Kopdes Merah Putih di Kabupaten Pasaman telah berbadan hukum, menjadikannya sebagai lembaga resmi untuk memperkuat perekonomian masyarakat di nagari.

“Kita jadikan Kopdes Merah Putih sebagai penunjang ekonomi masyarakat sesuai potensi yang ada di setiap nagari,” ungkapnya.

Ditambahkannya, keterlibatan para wali nagari sangat penting dalam pengawasan dan pendampingan koperasi agar berjalan sesuai aturan dan harapan. Ia juga mengingatkan pentingnya manajemen yang baik dan administrasi yang tertib dalam pengelolaan koperasi, guna membangun kepercayaan publik dan pemangku kepentingan.

“Kami berharap 62 koperasi ini menjalankan usaha sesuai regulasi, dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Pasaman, Eli Sunarti, menyebut bahwa potensi usaha yang akan digarap setiap koperasi akan disesuaikan dengan kekuatan lokal masing-masing nagari.

“Jenis usahanya bervariasi, mulai dari sembako, simpan pinjam, apotek, klinik desa, sewa gudang logistik, hingga potensi lokal lainnya,” katanya.

Dijelaskannya, Kabupaten Pasaman merupakan sentra pertanian dan perikanan yang bisa dimanfaatkan sebagai basis kegiatan koperasi.

Program ini, lanjut Eli, bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan strategi jangka panjang untuk menghidupkan potensi ekonomi desa.

Dengan pengelolaan keuangan yang dikelola langsung oleh masyarakat, pemerintah berharap lahir kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan di tingkat desa, sekaligus mempersempit jurang kemiskinan.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 239 koperasi di Kabupaten Pasaman. Dari jumlah tersebut, 60 koperasi aktif dan 179 tidak aktif. Namun, berdasarkan data tahun lalu, hanya 40 koperasi yang melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). (nst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?