Home » Muzli M Nur, dari GM Perusahaan Internasional ke Enam Periode di Kursi Legislatif

Muzli M Nur, dari GM Perusahaan Internasional ke Enam Periode di Kursi Legislatif

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Berangkat dari dunia korporasi, Muzli M Nur membuktikan bahwa kepemimpinan, kerja keras, dan pengalaman manajerial dapat menjadi modal kuat untuk berkiprah di dunia politik. Buktinya, politisi senior Partai Amanat Nasional (PAN) ini telah enam kali berturut-turut dipercaya masyarakat duduk di kursi DPRD Sumatera Barat.

Awal kariernya dimulai di salah satu perusahaan internasional. Berangkat dari posisi bawah sebagai staf, Muzli menapaki jenjang hingga dipercaya sebagai General Manager. Selama bekerja, ia bersyukur mendapat pembinaan langsung dari para perwira tinggi TNI. Disiplin ala militer membentuk karakternya yang tegas, berkomitmen, dan konsisten. Prinsip yang ia pegang sederhana namun teguh, ‘Iya adalah iya, tidak adalah tidak. Jika berjanji, harus ditepati. Jika tidak sanggup, lebih baik tidak berjanji’.

Pengalaman panjang di luar Pasaman tidak membuatnya lupa kampung halaman. Pada awal era reformasi (1998), ia dipinang PAN menjadi kader atas rekomendasi Yosmeri Yusuf, tokoh PAN Pasaman. Muzli pun memulai kiprah politik sebagai Ketua Ranting PAN di Pasaman, lalu terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Pasaman pada Pemilu 1999. Setahun kemudian, ia dipercaya memimpin DPD PAN Pasaman.

Karier politik pria kelahiran Medan, 5 September 1959 ini terus menanjak. Ia dua periode menjadi anggota DPRD Kabupaten Pasaman (1999–2004 dan 2004–2009), sebelum melangkah ke DPRD Sumatera Barat pada 2009. Di parlemen provinsi, ia kembali terpilih pada periode 2014–2019, 2019–2024, hingga 2024–2029. Menurutnya, kunci bertahan sebagai legislator adalah dengan terus mencari basis suara baru dan tidak terlena pada kemenangan sebelumnya.

Selama menjadi anggota DPRD, Muzli aktif memperjuangkan pembangunan infrastruktur. Salah satu yang paling berkesan adalah memperbaiki akses jalan Rimbo Malampah, yang dulunya hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki atau menunggang kuda, menjadi jalan yang dapat dilalui kendaraan.

Saat ini, ia fokus mendorong percepatan pembangunan jalan penghubung Pasaman ke Pasaman Barat melalui Talu–Sungai Janiah–Lubuk Sikaping yang tinggal 8 kilometer lagi.

Muzli menilai, perjalanan dari ruang rapat perusahaan hingga ruang sidang legislatif adalah bukti bahwa kepemimpinan sejati dibentuk oleh pengalaman, keteguhan hati, dan komitmen untuk mengabdi. “Disiplin, manajemen, dan kejujuran yang saya bawa dari dunia kerja menjadi pegangan utama di politik,” ujarnya.

Bagi Muzli, keluarga adalah penopang utama. Dukungan sang istri tercinta, Yan Annie M, menjadi kunci ketegaran dalam menghadapi dinamika politik. Pasangan ini dikaruniai tiga anak. Di sela kesibukan, ia menyalurkan hobi touring menggunakan Vespa dan sering beristirahat di emperan toko saat perjalanan. Koleksi vespa, motor, dan mobil antiknya menjadi kebanggaan tersendiri baginya. Ia juga menjadi pembina Lubuk Sikaping Scooter Club serta gemar menghabiskan waktu untuk berkebun. (faiz)

 

 

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?