PADANG PARIAMAN, KP — Walaupun operasional Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dilaporkan masih berjalan normal, akses menuju bandara mengalami kendala serius. Air Sungai Batang Anai meluap tinggi hingga merendam ruas jalan, dan memutus mobilitas warga yang hendak melakukan perjalanan udara.
Branch Communication & CSR BIM, Feni Lindriany menjelaskan, meskipun operasional bandara tidak mengalami kendala berarti, cuaca buruk yang melanda kawasan Padang Pariaman menyebabkan dua penerbangan terpaksa dialihkan ke Pekanbaru.
Namun, gangguan terbesar justru berasal dari akses jalan. Rekaman visual dari petugas lapangan menunjukkan air Sungai Batang Anai meluap hingga mencapai paha orang dewasa di beberapa titik.
“Air meluap dari Batang Anai dan mencapai badan jalan. Situasi ini membuat kendaraan sulit melintas dengan aman,” katanya, Kamis (27/11).
Selain banjir, sempat terjadi gangguan kecil setelah sebuah pohon tumbang dekat jembatan flyover menuju bandara. Feni menambahkan, tim gabungan dari InJourney Airports dan Unit PKP-PK segera bergerak cepat membersihkan batang pohon agar jalur kembali aman untuk dilewati pengendara.
Feni menekankan bahwa pihak bandara akan terus memberikan pembaruan informasi seiring perkembangan situasi dan meminta masyarakat untuk memantau pengumuman resmi terkait arus transportasi menuju BIM. (mas)
