PASAMAN, KP — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyalurkan bantuan pangan bagi korban banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pasaman. Penyaluran dipimpin Wakil Bupati Parulian di halaman Kantor Wali Nagari Koto Kaciak Barat, Kecamatan Bonjol, baru-baru ini.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Pasaman Nelfri Asfandi, Asisten I Teddy Martha, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan M. Dwi Richi, camat Bonjol, Polsek Bonjol, Babinsa Bonjol, serta para wali nagari.
Parulian menyatakan bahwa banjir dan longsor yang terjadi sejak 27 November di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi cobaan berat bagi masyarakat. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir membantu warga terdampak.
“Yakinlah di balik musibah pasti ada hikmah. Musibah dan cobaan diberikan Allah untuk menguji dan menaikkan keimanan kita. Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Pasaman M. Dwi Richi menjelaskan bahwa total penerima manfaat bantuan pangan mencapai 26.674 KK yang tersebar di 12 kecamatan dan 62 nagari. Bantuan tersebut berasal dari stok beras yang dikelola Bulog.
Ia merinci, setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Bantuan diberikan sekaligus untuk dua bulan, yaitu Oktober dan November, sehingga masing-masing KPM menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Richi menyampaikan apresiasi kepada Bulog Cabang Bukittinggi atas dukungan dalam penyaluran bantuan.
Di lokasi yang sama, Wali Nagari Koto Kaciak Barat Reza Fahlevi menyatakan rasa syukur atas perhatian pemerintah. Nagari mengajukan 90 KK sebagai penerima bantuan. “Kami bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah. Bantuan pangan ini sangat membantu masyarakat,” kata Reza.
Ia berharap bantuan tersebut dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga dan menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana. (mas)