PESISIR SELATAN, KP – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, meninjau langsung lokasi terdampak bencana di Nagari Pancuang Taba, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (1/1). Peninjauan dilakukan untuk memastikan langkah penanganan darurat dan pembersihan material berjalan optimal di lapangan.
Di sela dialog dengan warga terdampak, Mahyeldi menegaskan komitmen pemerintah untuk mendampingi masyarakat selama masa pemulihan. Ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk mempercepat pendataan kerusakan agar bantuan bisa segera disalurkan secara tepat sasaran.
“Musibah ini ujian bagi kita semua. Pemerintah provinsi bersama kabupaten akan terus hadir memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan penanganan yang dibutuhkan,” ujar Mahyeldi.
Terkait dukungan pemulihan, Mahyeldi mengungkapkan bahwa total anggaran sebesar Rp5,7 miliar telah disiapkan untuk Kabupaten Pesisir Selatan. Dana tersebut bersumber dari bantuan Presiden RI sebesar Rp4 miliar dan alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) Provinsi Sumbar senilai Rp1,73 miliar.
“Seluruh dana tersebut sudah kami transfer ke Kas Daerah Kabupaten Pesisir Selatan pada akhir Desember lalu. Ini adalah dana awal untuk tanggap darurat. Jika nantinya masih dibutuhkan tambahan, pemerintah siap menyesuaikan berdasarkan usulan daerah,” tegas Mahyeldi.
Selain meninjau infrastruktur yang rusak, Gubernur juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih ekstrem. Ia mengajak masyarakat untuk terus menghidupkan semangat gotong royong dalam membersihkan sisa-sisa material longsor dan banjir.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi sejumlah pejabat di antaranya Asisten Administrasi Umum Medi Iswandi, Kepala Dinas BMCKTR Armi, Kepala Dinas Sosial Syaifullah, serta Sekdakab Pesisir Selatan Zainal Arifin. (mas)