Home » Kota Tua di Padang Segera Diremajakan

Kota Tua di Padang Segera Diremajakan

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Pemerintah Kota Padang terus memacu daya tarik pariwisata dengan meremajakan kawasan Kota Tua di wilayah Pondok dan sekitarnya. Penataan infrastruktur hingga penguatan agenda wisata disiapkan untuk menghidupkan kembali kawasan bersejarah tersebut.

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penataan jalan dan trotoar di Jalan Klenteng, khususnya pada ruas Padang Old Town hingga Klenteng lama. Jalan yang selama ini beraspal akan diubah menggunakan material batu alam dan paving blok guna memperkuat nuansa heritage kawasan.

“Jalan tidak lagi menggunakan aspal, tetapi akan ditata dengan batu alam maupun paving blok,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (DPUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, Jumat (30/1).

Tri menyebutkan, detail engineering design (DED) revitalisasi Kota Tua telah rampung. Dengan berpedoman pada DED tersebut, kawasan Kota Tua akan diremajakan secara menyeluruh agar lebih representatif sebagai destinasi wisata.

Sementara itu, Dinas Pariwisata Kota Padang turut mendukung peremajaan kawasan dengan rencana pengecatan ulang bangunan-bangunan tua yang berstatus cagar budaya. Tercatat, terdapat 19 bangunan cagar budaya di kawasan Kota Tua yang akan dipercantik. “Kami sedang berupaya mencari donatur untuk pengecatan bangunan cagar budaya di Kota Tua,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indrasyani.

Car Free Night Dimulai Februari

Tak hanya penataan fisik, Pemko Padang juga menyiapkan agenda wisata untuk menghidupkan suasana kawasan. Salah satunya dengan menggelar kegiatan Car Free Night yang dijadwalkan mulai 7 Februari 2026. “Kita ingin menghidupkan kembali suasana Kota Tua, salah satunya dengan menggelar Car Free Night,” kata Yudi.

Kegiatan tersebut akan berlangsung sepanjang Jalan Batang Arau hingga Klenteng lama dan diisi dengan pertunjukan musik, kuliner, serta aktivitas hiburan lainnya. Ke depan, Car Free Night direncanakan digelar rutin setiap Sabtu malam.

Dinas Pariwisata berharap, penataan kawasan dan penyelenggaraan event rutin ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Tua sekaligus mendorong sektor pariwisata Kota Padang secara keseluruhan. (mas)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?