Home » Pemko Padang Siapkan 150 Instruktur Pesantren Ramadan Berbasis Smart Surau

Pemko Padang Siapkan 150 Instruktur Pesantren Ramadan Berbasis Smart Surau

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Pemerintah Kota Padang menyiapkan 150 instruktur Pesantren Ramadan melalui Pelatihan Master of Trainer (MoT) tingkat kota yang digelar di Hotel Rangkayo Basa, Selasa–Rabu (3-4/2). Pelatihan ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Pesantren Ramadan di masjid dan musala se-Kota Padang.

Pelatihan diikuti peserta dari seluruh kecamatan dengan mengusung tema “Pesantren Ramadan Berbasis Smart Surau untuk Padang Juara”. Para peserta dipersiapkan sebagai instruktur sekaligus penggerak utama pelaksanaan Pesantren Ramadan di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Mewakili Wali Kota Padang, Penjabat Sekda Kota Padang, Raju Minropa menyampaikan, Pesantren Ramadan merupakan program tahunan pemerintah daerah dalam pembinaan karakter generasi muda. “Pesantren Ramadan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang qurani, berkarakter, dan berakhlak mulia,” ujarnya saat membuka kegiatan, Selasa (3/2).

Ia menjelaskan, selama kegiatan Pesantren Ramadan, peserta didik tidak hanya dibekali ilmu keagamaan, tetapi juga ditempa melalui berbagai aktivitas pendukung yang membangun kepribadian dan karakter.

Raju menekankan agar pelaksanaan Pesantren Ramadan tahun ini berjalan lebih baik dan mengalami peningkatan kualitas dibandingkan tahun sebelumnya. “Kesuksesan Pesantren Ramadan membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari pengurus masjid, guru, instruktur, elemen masyarakat, hingga peran keluarga di rumah,” katanya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan program tersebut demi melahirkan generasi muda Kota Padang yang beriman dan berakhlak mulia.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Padang Jasman mengatakan, pelatihan MoT bertujuan meningkatkan kualitas pelaksanaan Pesantren Ramadan di lapangan. “Melalui pelatihan MoT ini, kami berharap kualitas Pesantren Ramadan semakin meningkat, baik dari sisi materi, metode pembelajaran, maupun pelaksanaannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pesantren Ramadan 1447 Hijriah akan digelar pada 23 Februari hingga 15 Maret di lebih dari seribu masjid dan musala se-Kota Padang. Sementara itu, peserta didik nonmuslim selama Ramadan mengikuti kegiatan pembelajaran di rumah ibadah masing-masing. “Pesantren Ramadan tahun ini diikuti sekitar 85.000 peserta didik tingkat SD dan SMP se-Kota Padang,” terangnya.

Selain pembelajaran keagamaan, kegiatan Pesantren Ramadan juga diperkaya dengan aktivitas ekstrakurikuler yang berfokus pada penguatan konsep Smart Surau, termasuk Festival Surau dan lomba Smart Surau terbaik se-Kota Padang. (red)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?