PADANG, KP — Pemerintah mengalokasikan Rp3,61 miliar untuk santunan ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat. Dana tersebut disalurkan kepada 262 keluarga korban sebagai bagian dari program nasional penanganan dampak bencana di Sumatera.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, Kamis (20/2), menyampaikan secara keseluruhan pemerintah telah menyiapkan Rp14,85 miliar untuk santunan korban meninggal dunia di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Setiap ahli waris menerima santunan sebesar Rp15 juta.
Selain Sumatera Barat, santunan juga disalurkan kepada 513 ahli waris korban di Aceh dengan total Rp8,22 miliar, serta 365 ahli waris di Sumatera Utara senilai Rp3,03 miliar. Total penerima santunan mencapai 990 korban meninggal dunia.
Tak hanya santunan kematian, pemerintah juga mengalokasikan Rp20 miliar untuk jaminan hidup bagi warga terdampak di sejumlah daerah, termasuk Padang Panjang di Sumatera Barat, serta Bener Meriah dan Aceh Tengah di Aceh, dan Padang Sidempuan di Sumatera Utara.
Selanjutnya, pemerintah menyalurkan Rp98,78 miliar untuk bantuan pengisian hunian bagi 32.928 keluarga penerima manfaat di tiga provinsi tersebut. Bantuan ini diberikan untuk membantu pemulihan kehidupan warga pascabencana, dengan nilai Rp3 juta untuk setiap kepala keluarga.
Program bantuan sosial ini menjadi bagian dari upaya pemulihan menyeluruh pascabencana di Sumatera, dengan fokus pada pemulihan ekonomi dan keberlanjutan hidup keluarga terdampak di Sumatera Barat dan wilayah lainnya. (ak/*)