LIMAPULUH KOTA, KP- Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf mengingatkan pemudik maupun pengendara yang melintas di wilayah hukum Polres Limapuluh Kota, khususnya di Jalur Sumbar-Riau untuk waspada dengan aksi kejahatan jalanan, kecelakaan lalulintas (lakalantas), serta bencana alam.
Selain itu, pemudik dan pengendara juga diminta memeriksa kembali kendaraan yang akan digunakan untuk mudik, baik tekanan ban dan lainnya sehingga bisa mencegah terjadinya kecelakaan. Sebab, konsisi jalan di Limapuluh Kota khususnya di arah Kecamatan Pangkalan memiliki banyak belokan dan tikungan tajam. Selain itu, ruas jalan yang lebar memicu pengemudi untuk meningkatkan laju kendaraan mereka.
Hal itu dikatakan AKBP Ricardo Condrat Yusuf usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2023 di Lapangan Apel Bhayangkara Polres Limapuluh Kota di kawasan Ketinggian Kecamatan Harau, Senin (17/4).
Terkait aksi kejahatan jalanan, kapolres menyebut, daerah yang rawan yakni arah Kecamatan Pangkalan karena daerah itu minim penerangan jalan. Untuk itu, pihaknya menyiagakan tim opsnal satreskrim dan satnarkoba untuk melakukan patroli.
Secara keseluruham dalam Operasi Ketupat 2023, Polres Limapuluh Kota menurunkan 106 personil dan 70 orang standby untuk membackup jika di titik-titik rawan perlu penambahan anggota.
“Selain itu juga terdapat 2 pos pelayanan (pos yan) di Kelok 9 dan di Sarilamak serta 2 pos pengamanan (pospam) di Lembah Harau dan Kapalo Banda,” kata AKBP Ricardo Condrat Yusuf. (dst)
