SOLOK, KP – Longsor di Nagari Aia Luo, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok mengakibatkan jalan utama sepanjang lebih kurang 7 kilometer tertutupi oleh material longsor. Longsor disebabkan hujan deras sepanjang Sabtu (6/5) dan mengakibatkan banjir bandang yang menimpa nagari tersebut.
Walinagari Aia Luo, Maila mengatakan, sedikitnya terdapat 29 titik longsor yang terjadi di jalur penghubung antara Jorong Kipek dan Jorong Tanah Sirah sepanjang 7 kilometer tersebut.
Pada saat terjadinya longsor tersebut, ada seorang ibu muda bernama Nora Lita (18) yang akan melahirkan. Menurut bidan desa setempat, Nora harus dirujuk ke rumah sakit daerah karena harus menjalani operasi caesar.
Namun, proses evakuasi Nora terhalang karena akses jalan yang tertutup longsor. Beruntung Dinas PUPR Kabupaten Solok cepat turun dengan mengirim 2 unit excavator sehingga jalan bisa dilintasi petugas medis dengan membawa Nora menggunakan tandu.
“Alhamdulillah, ibu dan bayi dapat diselamatkan dan sehat-sehat saja. Sesuai laporan yang sampai ke Dinas Kesehatan, Nora merupakan calon ibu yang akan bersalin dengan penyulit sehingga harus dirujuk ke rumah sakit,” sebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Zulhendri, Senin (8/5).
Dijelaskannya, saat kondisi darurat itu jalan masih belum bisa dilewati mobil. Sehingga masyarakat dan tenaga medis berjalan kaki sambil menandu Nora sejauh 7 km.
“Kami sangat mengapresiasi seluruh tenaga medis dan masyarakat yang terlibat dalam proses evakuasi ibu hamil tersebut. Semoga pelayanan terbaik selalu bisa kita berikan kepada masyarakat seperti yang selalu diarahkan Bapak Bupati. Mari kita bekerja dengan penuh tanggung jawab,” ucap Zulhendri.
Sampai berita ini diturunkan, pihak BPBD dan Dinas PUPR kabupaten Solok masih membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan tersebut. Diperkirakan prosesnya akan memakan waktu selama tiga hari. (wan)
