PAYAKUMBUH, KP – Pasca dilakukannya inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen dan pangkalan gas elpiji 3 kilogram beberapa waktu lalu, Satpol PP dan Bagian Perekonomian Kota Payakumbuh mendatangi sejumlah kedai, PKL, dan rumah warga di sejumlah kelurahan di daerah itu.
Kegiatan turun lapangan yang dipimpin Plh. Kasat Pol PP Dewi Novita itu didampingi Kabag perekonomian Arif Siswandi, Rabu (31/5).
Arif Siswandi mengatakan, dari pemantauan itu terungkap bahwa pasokan gas elpiji sudah mulai membaik. Ia mengungkapkan, terjadinya kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kg beberapa waktu lalu disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya aktivitas ekonomi masyarakat meningkat pasca Idul Fitri serta terputusnya alokasi atau distribusi gas pada 18 Mei karena hari libur.
Ia menyebut, Pertamina telah menegaskan kepada agen gas elpiji ukuran 3 kg di Payakumbuh untuk tidak menjual gas ukuran 3 kg ke luar Kota Payakumbuh.
“Dari hasil temuan tim yang turun ke lapangan dan pengakuan pangkalan gas elpiji, terindikasi banyaknya permintaan dari luar Kota Payakumbuh dengan harga yang lebih tinggi,” ujarnya. (dst)
