PARIAMAN, KP – Walikota Pariaman Genius Umar menyerahkan bantuan 1.300 ayam petelur kepada 130 Kepala Keluarga (KK), di Aula Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kota Pariaman, Kamis (22/6).
“Masing–masing menerima 10 ekor dengan syarat telah memiliki kandang, sehingga ayam tersebut dapat dikembangbiakkan,” kata Wako Genius Umar.
Dijelaskannya, bantuan itu sebagai bentuk kepedulian Pemko Pariaman terhadap masyarakat kurang mampu. Diharapkan penerima mampu mengembangkan ternak ayam yang siap untuk berproduksi dan bertelur. Sehingga, dapat meningkatkan perekonomian keluarga.
“Sebelum bantuan ayam petelur ini diberikan, kita telah lakukan pemeriksaan kepada masing–masing penerima apakah sudah memiliki kandang atau belum. Tidak hanya itu, kita juga lakukan sosialisasi bagaimana memelihara ayam petelur,” kata wako.
Ia berpesan kepada penerima bantuan agar menjaga dan merawat dengan baik sehingga ayam yang diberikan dapat berkembang dan telur yang dihasilkan dapat dikosumsi bagi anak sebagai bahan makanan untuk mencegah stunting. (mas)
PARIAMAN, KP – Walikota Pariaman Genius Umar menyerahkan bantuan 1.300 ayam petelur kepada 130 Kepala Keluarga (KK), di Aula Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kota Pariaman, Kamis (22/6).
“Masing–masing menerima 10 ekor dengan syarat telah memiliki kandang, sehingga ayam tersebut dapat dikembangbiakkan,” kata Wako Genius Umar.
Dijelaskannya, bantuan itu sebagai bentuk kepedulian Pemko Pariaman terhadap masyarakat kurang mampu. Diharapkan penerima mampu mengembangkan ternak ayam yang siap untuk berproduksi dan bertelur. Sehingga, dapat meningkatkan perekonomian keluarga.
“Sebelum bantuan ayam petelur ini diberikan, kita telah lakukan pemeriksaan kepada masing–masing penerima apakah sudah memiliki kandang atau belum. Tidak hanya itu, kita juga lakukan sosialisasi bagaimana memelihara ayam petelur,” kata wako.
Ia berpesan kepada penerima bantuan agar menjaga dan merawat dengan baik sehingga ayam yang diberikan dapat berkembang dan telur yang dihasilkan dapat dikosumsi bagi anak sebagai bahan makanan untuk mencegah stunting. (mas)